Laporkan Masalah

EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PEMERINTAH INDONESIADI BIDANG INDUSTRI OTOMOTIF DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN 2015

LELY WIDYAWATI, Dra.Siti Daulah Khoiriati,MA

2016 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan Internasional

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menelaah lebih lanjut tentang efektivitas kebijakan pemerintah dalam mendorong daya saing industri otomotif Indonesia di era MEA. Tinjauan teoritis menjelaskan bahwa MEA merupakan salah satu bentuk integrasi ekonomi yang bisa dimanfaatkan sekaligus menjadi peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing industri nasionalnya, salah satu sektor unggulannya yaitu industri otomotif. Dalam konsep Porter�s Diamond Framework dan konsep daya saing mengatakan bahwa integrasi ekonomi pada akhirnya akan menciptakan skema persaingan antar negara yang tergabung dalam integrasi ekonomi. Persaingan ini pada akhirnya menuntut setiap negara untuk meningkatkan daya saingnya dimana daya saing suatu negara dalam suatu industri tertentu dapat ditingkatkan dengan membenahi beberapa elemen industri dalam negeri yang membuat industri domestik mampu bersaing dengan industri global dalam perdagangan internasional seperti: Factor condition, Demand condition, Related and supporting industry dan Firm strategy, structure, and rivaly. Keempat elemen tersebut selalu bersinggungan langsung dengan kebijakan pemerintah, dimana pemerintah memainkan peran signifikan dalam mengeluarkan kebijakan yang mendukung peningkatan daya saing. Penelitian ini menyimpulkan sesuai dengan pendekatan Porter�s Diamond Framework dan konsep daya saing dalam menganalisa keefektifan kebijakan pemerintah di dalam industri otomotif, menemukan bahwa ada lima kebijakan yang diambil pemerintah Indonesia dalam meningkatkan daya saing industri otomotif di era MEA. Lima kebijakan tersebut diantaranya, kebijakan penguatan infrastruktur, peningkatan industri komponen, kebijakan low cost green car (LCGC), peningkatan teknologi produk industri otomotif, dan peningkatan investasi industri otomotif Indonesia. Berdasarkan analisis yang dilakukan penulis terhadap lima kebijakan tersebut, penulis menemukan bahwa kebijakan tersebut cukup efektif membuat daya saing industri otomotif Indonesia tumbuh positif, bahkan dalam beberapa hal berhasil menjadi yang nomor satu kawasan ASEAN.

This research heads for explaining and analyzing furthermore about the effectiveness of government policy in encouraging a competitiveness of indonesian outomotive industry in era of MEA. The theoritical review shows that MEA is one of the economical integrations which can be employed and become an opportunity for Indonesia to improve the competitiveness of its national industry, one of its major sectors is automotive industry. In the concepts of Porter�s Diamond Framework and competitiveness say that in the end economical integration creates a competition scheme between countries which are incorporated in economical integration. In the end this competition needs every country to improve its competitioness where the country�s competitiveness in the particular industry can be improved to fix several elements of domestical industry that it able to compete with global industry in international trade such as: Factor condition, Demand condition, Related and supporting industry dan Firm strategy, structure, and rivaly. This four elements are directly related to government policy, where the government plays a significant role in issuing policy which supports an enhancement of competitiveness. This research concludes that there are five policies taken by Indonesian government in developing the competitiveness of automotive industry in era of MEA. These five policies are policy of enhancement of infrastrcture, enhancement of industrial component, policy of low cost green car (LCGC), enhancement of technology of industrial automotive product, and enhancement of invesment of Indonesian automotive industry. Depending on analysis carried by writer toward those five policies, writer finds that those policies is quite effective to make the competitiveness of Indonesia automotive industry grow positively, even in several concerning which managed to be number one in ASEAN.

Kata Kunci : Kata Kunci: Daya Saing, MEA, Industri Otomotif, Kebijakan Pemerintah

  1. S2-2016-337529-abstract.pdf  
  2. S2-2016-337529-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-337529-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-337529-title.pdf