Perhitungan VAR Metoda Historical Simulation dan Variance-Covariance Sebagai Dasar Penetapan Limit Proprietary Trading Valas - Studi Kasus Bank XYZ
EKO PRABOWO, Erni Ekawati, Dr. M.B.A.
2015 | Tesis | S2 ManajemenProprietary trading merupakan salah satu bentuk transaksi valas yang dilakukan oleh suatu bank untuk menghasilkan keuntungan dari pergerakan pasangan mata uang. Disisi lain, transaksi proprietary trading valas yang dilakukan trader di suatu bank juga memiliki risiko atas kerugian yang didapat dari transaksi tersebut. Untuk membatasi kerugian transaksi proprietary trading yang dilakukan trader, Bank memiliki batasan (Limit) kerugian suatu transaksi proprietary trading. Value at Risk (VaR) merupakan metoda untuk mengukur kerugian yang dapat timbul dari suatu portfolio dalam periode waktu tertentu dengan tingkat kepercayaan tertentu pada kondisi pasar yang normal sebagai akibat dari perubahan faktor pasar. Perhitungan VaR atas suatu protofolio merupakan salah satu alat yang dapat digunakan sebagai dasar penentuan limit maksimal kerugian (cut-loss) suatu portofolio. Dalam Thesis ini penulis mencoba membandingkan aturan limit cut-loss yang telah dimiliki oleh Bank XYZ dengan limit cut-loss yang didapat dari hasil perhitungan VaR dengan metoda Historical Simulation dan Variance-Covariance. Limit cut-loss yang dimiliki oleh Bank XYZ merupakan limit cut-loss pasangan mata uang yang dihasilkan pada tahun 2012. Pasangan mata uang yang menjadi objek penelitian merupakan pasangan mata uang yang digunakan dalam transaksi proprietary trading Bank XYZ dengan data pergerakan historis dari 3 Januari 2005 - 31 Desember 2014. Dari hasil perbandingan didapat hasil bahwa seluruh pasangan mata uang proprietary trading kecuali EUR/USD memiliki perbedaan yang cukup besar antara limit cut-loss existing Bank XYZ dengan hasil perhitungan VaR. Hal tersebut mengindikasikan telah berubahnya batas kerugian pasangan mata uang dan diperlukannya updating limit cut-loss secara berkala.
Proprietary trading is one of foreign exchange transaction type done by a bank to create profit from the movement of a currency pairs. On the other hand, foreign exchange proprietary trading transaction done by trader in the bank also gives risk on loss created from the transaction. To limit the loss created by trader on foreign exchange proprietary trading transaction, Bank has maximum loss limit on proprietary trading transaction. Value at Risk (VaR) is a method to measure loss created from a portfolio in a certain period with certain confidence level on normal market condition as consequences of the movement of the market factor. VaR calculation on a portfolio is one of tools that can be used as a basis for determining maximum loss (cut-loss limit) of a portfolio. In this Thesis, writer tries to compare Bank XYZ's cut-loss limit existing with cut-loss limit obtained from VaR calculation using Historical and Variance-Covariance Method. Bank XYZ's foreign exchange cut-loss limit is a currency pair limit made on 2012. Currency pairs that are used as research objects in this Thesis are currency pairs used on proprietary trading transaction in Bank XYZ position with currency pairs movement historical data from January 3rd, 2005 - December 31st, 2014. Result of this research indicates that all of currency pairs in Bank XYZ position except EUR/USD has significant difference on the cut-loss limit between the existing one and the result of VaR calculation. This finding indicates that maximum loss of currency pairs has changed and regular updating on the cut-loss limit is necessary needed.
Kata Kunci : Proprietary Trading, Limit Cut-loss, Value at Risk, Metoda Historical Simulation, Metoda Variance-Covariance