Kepuasan karyawan terhadap sistem penilaian kinerja pegawai negeri sipil di Sekretariat Daerah Kota Mojokerto
SANTOSO, Pudji, Drs. Gugup Kismono, MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenPentingnya sumber daya manusia dalam suatu organisasi publik tnaupun privat pada saat ini tidak bisa diragukan lagi. Terlebih lagi ketika tantangan yang dirasakan semakin lama semakin kompleks. Keinginan suatu organisasi untuk memiliki keunggulan bersaing, menuntut mereka untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki, sedangkan kualitas sumber daya manusia banyak ditentukan oleh sejauh mana sistem manajemen sumber daya manusia sanggup menunjang dan memuaskan keinginan karyawan inaupun organisasi. Sistem penilaian kinerja merupakan suatu bagian integral dari totalitas sistem dalam bidang sumber daya manusia. Oleh karena itu, sistem penilaian kinerja hams diusahakan seobyektif dan seefektif mungkin agar bermanfaat bagi karyawan maupun organisasi. Pemerintah Kota Mojokerto selama ini telali melaksanakan penilaian kinerja setiap tahun sekali dengan menempatkan atasan langsung sebagai penilai kinerja bawahannya. Untuk mengidentifikasi perbaikan-perbaikan yang dapat dilakukan guna meningkatkan kepuasan karyawan terhadap sistem penilaian kinerja, maka penelitian ini berupaya untuk mengetahui tingkat kepuasan karyawan terhadap sistem penilain kinerja yang selama ini diterapkan di Kota Mojokerto. Data-data yang diperlukan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner. Kuesioner yang disebarkan berisi pertanyaan tentang dimensi knteria, proses, feedback, dan manfaat penilaian kinerja. selanjutnya data yang diperoleh ditabulasikan dan kemudian diratarata untuk mengetahui tingkat kepuasan karyawan terhadap penilaian kinerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, secara keseluruhan yaitu dimensi kriteria, proses, feedback, dan manfaat penilaian kinerja yang selama ini diterapkan di Pemerintah Kota Mojokerto rata-rata para responden menyatakan tidak memuaskan. Ketidakpuasan ini dikarenakan penilaian kinerja merupakan suatu formalitas saja, sehingga pemlaian kinerja yang diterapkan tidak bisa mencapai tujuan dilaksanakannya penilaian kinerja yaitu sebagai alat untuk evaluasi dan pengembangan pegawai.
The importance of human resources in an organization both public and private is can not be hesitate. Even more when there is a more complicated challenge. An organization desire to have competitive advantage, asked them to improve human resource quality, meanwhile human resource is determined by how far its management is able to support and to satisfy both organization and employee’s desire. Performance appraisal system is an integral part of whole system in human resource field. Therefore performance appraisal system should be made objectively and effectively in order to bring benefit to both organization and employee. The government of Mojokerto City has conducted performance appraisal annually which is assessed by direct superior. To identify improvements that can be done to increase employee’s satisfaction of the performance appraisal system which have been done at Mojokerto City. Data that required in this research is collected using questionnaire. The questionnaire consist of question about criteria, process, feedback and benefit dimension of performance appraisal.. Furthermore the data is tabulated and averaged to know the employee’s satisfaction level to the performance appraisal. Based on the result, entire dimension of criteria, process, feedback and benefit of performance appraisal which implemented at the government of Mojokerto City on average is claimed by the employee as dissatisfy. This dissatisfaction is caused by the performance appraisal just as formality at all, so performance appraisal which has implemented can not reach the goal of performance appraisal as a tool to evaluate and develop employee.
Kata Kunci : Kepuasan Kerja,PNS,Penilaian Kinerja,Sekretariat Daerah Kota Mojokerto, Performance appraisal, satisfaction, human resources