STRUKTUR KOMUNITAS TUMBUHAN BAWAH PADA MUSIM PENGHUJAN DI SUAKA MARGASATWA PALIYAN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA
HENDRAWAN POSPOS, Dr.Ir. Soewarno HB., M.S.
2016 | Skripsi | S1 KEHUTANANSuaka Margasatwa (SM) termasuk dalam Kawasan Suaka Alam yang memiliki fungsi sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa beserta ekosistemnya serta sebagai wilayah perlindungan sistem penyangga kehidupan. Suaka Margasatwa Paliyan saat ini ditumbuhi oleh vegetasi dan jenis tumbuhan bawah. Tujuan dari penelitian ini adalah (i) mengetahui struktur komunitas tumbuhan bawah di Suaka Margasatwa Paliyan pada musim penghujan, (ii) mengetahui perubahan struktur komunitas tumbuhan bawah di Suaka Margasatwa Paliyan dari musim kemarau ke musim penghujan. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode garis berpetak yaitu membuat petak ukur (PU) berukuran 2 x 2 m secara sistematis sebanyak 75 buah yang tersebar di keenam petak di Suaka Margasatwa Paliyan. Jarak antar petak ukur adalah 5 m. Pada setiap petak ukur diambil data jenis dan jumlah tumbuhan bawah. Hasil menunjukan jenis tumbuhan bawah yang teridentifikasi pada musim penghujan sebanyak 47 jenis dari 21 famili terdiri atas pohon, herba, perdu dan semak, dibandingkan musim kemarau yang jumlah jenisnya lebih banyak yaitu 69 jenis dari 27 famili dikarenakan ada penggarapan lahan yang dilakukan masyarakat pada musim penghujan. Pola sebaran jenis tumbuhan bawah di Suaka Margasatwa Paliyan pada musim penghujan, mengelompok (42 jenis) dan acak (5 jenis) dibandingkan musim kemarau dimana pola sebaran mengelompok (53 jenis) dan acak (16 jenis), yang memiliki pola sebaran yang lebih banyak dikarenakan banyaknya famili Fabaceae dan Poaceae di kedua musim tersebut.
Wildlife Sanctuary (WS) belongs to the Natural Reserve Area whose function is as a preservation area of plant and animal diversity along with its ecosystem as well as an area with protection of life support system. Wildlife sanctuary "Paliyan" now is covered by vegetation and undergrowth plant species. The aims of this research are (i) determining the structure of undergrowth plant communities in Paliyan Sanctuary in the rainy season, (ii) determining the change in the structure of undergrowth plant communities in Paliyan Sanctuary from dry season to rainy season. The data was collected with the quadrate transect method in 75 sample plots measuring 2 x 2 m were systematically and scattered on the sixth compartment at Paliyan Wildlife Sanctuary. The distance between plots is 5 m. On each plots taken data species and quantity of the undergrowth plant. The results showed that identified undergrowth plants while during the rainy season undergrowth type identified as many as 47 species of 21 families consisting of tree, herbs, shrubs and bushes, compared to the dry season the number of the species was more, 69 species of 27 families, since there was the cultivation done by the community during the rainy season. Distribution pattern of undergrowth plant species in Paliyan Wildlife Sanctuary during the rainy season grouped in (42 species) and random (5 species) compared to the dry season where the distribution pattern grouped in (53 species) and random (16 species), that had a distribution pattern more due to the many families of Fabaceae and Poaceae in both seasons.
Kata Kunci : Suaka Margasatwa, Struktur Komunitas, Tumbuhan Bawah