ANALISIS PENGGUNAAN TERTINGGI DAN TERBAIK PADA LAHAN KOSONG DI JALAN KEBON SIRIHNO 8 JAKARTA PUSAT PROVINSI DKI JAKARTA
DANIEL DIMAS ADIATMA, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A., Ph.D.;Dra. Wahyu Hidayati, M.Si.
2016 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penggunaan tertinggi dan terbaik dari lahan kosong di Jalan Kebon SirihNo 8Jakarta Pusat. Data yang digunakan merupakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara kepada responden dari Dinas Tata Ruang DKI Jakarta , sedangkan data sekunder didapatkan melalui Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia. Alat analisis yang digunakan adalah analisis pendekatan data pasar dan analisis penggunaan tertinggi dan terbaik (HBU). Analisis pendekatan data pasar bertujuan untuk memperoleh nilai tanah kosong pada saat belum terbangun. Analisis penggunaan tertinggi dan terbaikdigunakan untuk mengetahui penggunaan tertinggi dan terbaik dari lahan kosong di Jalan Kebon SirihNo 8Jakarta Pusat. Berdasarkan hasil perhitungan pendekatan data pasar, nilai tanah saat belum terbangun adalah adalah Rp45.262.000,00 per m². Nilai pasar lahan properti yang merupakan perkalian dengan nilai per m² adalah Rp156.427.000.000,00. Dari hasil analisis penggunaan tertinggi dan terbaik, maka bangunan gedung kantor sewa pemerintahan nonkomersial adalah alternatif tertinggi dan terbaik. Penggunaan kantor sewa pemerintahan mejadi alternatif yang paling layak dari aspek legalitas, aspek fisik dan lokasi, serta aspek finansial.
The highest and best use research for the vacant land asset whisch owned by the private person at Kebon Sirih street of, conducted with analysis of property productivity in law aspect, regulation and also aspect of physical and location using the interview with goverment departments and market analysis, so it can be obained a possible alternative usage. This research use finance feasibility analysis for each usage proposal. In this research, the data to be analysis consist of primary data and secondary data. Primary data containing the sales price of office building, room rate of hotel and expenditure that raised to be an alternative size measure, space rental, utility and other was obtained through direct observation. Secondary data was obtained from Statistical Center Organization (BPS), Bank Indonesia and goverment’s institutions in DKI Jakarta From the result of the analysis was gained three competent and possible usage proposal that is the use of office lease for goverment institutions, general rental office, and hotel. Based on the indicator of law aspect, regulation and also aspect of phsysical, thus the use of office lease for goverment institution to be better indicated of possible alternative usage. The indicator of finance feasibility by Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR) and Pay Back Period (PBP), thus office lease for goverment institutions is the most optimal alternatve.
Kata Kunci : Pendekatan Pasar, Analisis Penggunaan Tertinggi dan Terbaik, Discounted Cash Flow Analysis (DCF), Lahan Kosong