Laporkan Masalah

Pengaruh Kepercayaan Pengguna Terhadap Data dan Sistem Dalam Penggunaan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD) (Studi Kasus Pemerintah Daerah - Daerah Istimewa Yogyakarta)

ADHI CAHYADI, Hanung Adi Nugroho, S.T., M.E., Ph.D.; Dr. Wing Wahyu Winarno, MAFIS, CA, Ak.

2016 | Tesis | S2 Teknik Elektro

Penerapan teknologi informasi yang tepat dalam suatu lingkungan birokrasi mampu mendukung pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara/daerah. Pengelolaan keuangan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi (TI) yang demikian pesat mendorong terwujudnya tata pemerintahan yang bersih, transparan, serta mampu menjawab tuntutan perubahan secara efektif. Langkah ini diwujudkan oleh pemerintah daerah melalui pemanfaatan sebuah aplikasi pengelolaan keuangan yaitu Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). Dengan menggunakan SIPKD, pemerintah daerah diharapkan mampu untuk meningkatkan efektivitas implementasi berbagai regulasi di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk mengevaluasi penerimaan dan penggunaan SIPKD oleh para pengguna, termasuk faktor kepercayaan pengguna terhadap sistem, perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam. Penelitian ini dilaksanakan pada lingkungan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menggunakan model penerimaan UTAUT yang telah dimodifikasi dengan menambahkan dua variabel laten yaitu kepercayaan terhadap data dan kepercayaan terhadap sistem. Data primer diperoleh melalui metode survei dengan menggunakan kuesioner yang disampaikan kepada para pengguna SIPKD. Kuesioner menggunakan skala Likert 6 dan diisi oleh 127 pengguna sebagai responden penelitian. Data dianalisis menggunakan SEM-PLS dengan memanfaatkan software SmartPLS versi 3.0. Berdasarkan hasil pengujian terhadap hipotesis penelitian, terlihat bahwa tidak seluruh hipotesis diterima. Harapan kinerja, harapan usaha dan kepercayaan terhadap data terbukti mempengaruhi niat pengguna untuk menggunakan SIPKD. Sedangkan pengaruh sosial, kondisi yang memfasilitasi dan kepercayaan terhadap sistem tidak mempengaruhi niat pengguna untuk menggunakan SIPKD.

Proper application of information technology in a bureaucratic environment is able to support the management and financial responsibility of the countries/regions. Financial management by utilizing advances in information technology (IT) so rapidly promote the establishment of clean governance, transparent, and able to respond effectively to the changing demands. This step is realized by the local government through the use of financial management application that Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). By using SIPKD, local governments will be able to improve the effectiveness of the implementation of various regulations in the field of financial management. To evaluate the acceptance and use of SIPKD by users, including user trust factor of the system, needs to be done to further research. The research was conducted in an environment of the Local Government of Yogyakarta Special Region using UTAUT acceptance model which has been modified by adding two latent variables, namely trust on data and trust on system. Primary data were obtained through a survey method using questionnaires submitted to SIPKD users. The questionnaire asks users to answer using a Likert scale 6. The questionnaires were distributed to 127 respondents. Data was analyzed using SEM-PLS by utilizing SmartPLS software version 3.0. Based on the test results of the research hypothesis, it appears that not all hypothesis is accepted. Performance expectations, effort expectations and trust on data influencing intention to use SIPKD users. While social influence, facilitating conditions and trust on system does not affect the user's intention to use SIPKD.

Kata Kunci : SIPKD, kepercayaan terhadap data, kepercayaan terhadap sistem, UTAUT

  1. S2-2016-370791-abstract.pdf  
  2. S2-2016-370791-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-370791-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-370791-title.pdf