Evaluasi perencanaan manajemen proyek pada pembangunan Gedung Wisma Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada
PAPA, Frans Surya, Drs. Agus Achyari, MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenDengan melakukan perencanaan proyek dengan baik diharapkan akan dapt dicapai efisiensi yang diinginkan, melalui pelaksanaan proyek yang tepat sesuai reactma, yaitu tepat anggaran, waktu, dan mutu, sehingga pihak pelaksana proyek (kontraktor) dapat memenuhi keinginan pemilik proyek. Metode analisis yang digunakan dalam perencanaan proyek yaitu dengan h t u a n komputer, yaitu antara lain dengan program Microsoft Project 2000 dan Excel. Langkah-langkah analisis data adalah sebagai berikut: 1) Membuat Work Breakdown Structure (WS) proyek, 2) Membuat Project Life C’ie atau tahaptdmp pelaksanaan proyek yaitu den@ menentukanpredecessor kegiatan, dan mengihitung waktu yang diharapkan (expected time), 3) M e l a k h simulasi Monte Carlo, penyimpangan variance, 4) Melakukan analisis waktu dengan komputer untuk menentukan alternatif waktu, penyimpangan (variance), mewbuat jaringan kerja (network), menentukan jalur kritis (critical path). 5) Membandingkan hasil perencanaan pelaksana proyek dccgan penulis. Meskipun dalam metode jalur kritis (CPM) diasumsikan waktu pengerjaan setiap kegiatan secara relatif sudah &pat diperkirakan dengan pasti, tetapi dalam kenyataannya tidak dapat diperkirakan dengan pasti. Metode yang telah dirancang untuk menentukan lama waktu pengerjaan kegiatan adalah variabel random dan disebut dengan Project Evaluation and Review Technique (PERT). Dengan manajemen proyek, manajemen dapat memperhatikan atau memberikan waktu dan perhatian yang lebih banyak pada jalur initis atau jalur yang hampir kritis. Berdasarkan data jalur kritig kita dapat melakukan percepatan (crasshhg) untuk mempewndek waktu pe1aksbaa.n proyek. Beberapa uraian diatas menunjukkan bahwa dengan manajemen proyek maka tujuan pelaksanaan proyek, yaitu terutama ketepatan waktu (on time) akan lebih texjamh pencapaiannya. Karena dengan manajemen proyek ada perencanaan yang lebih baik, mernudahkan pengawasan, dan antisipasi terhadap berbagai kemunglunan perubahan.
By executing the project plan in the appropriate way, the needed eflciency hoped can be achieved. Through the proper project realization according to the esthablished planning which are right on the time, right on budget, right on specification. Therefore that the contractor can furfll the owner. The analysis methods were used in project planning it can be done by the supporting software such as Microsoft Project Program and Excel. The sequence steps of data analysis are structure as follow: First, construct the Work Breakdown Structure 0:sec ond, created the Project Lfe Cycle (PLc):third, generate the Monte Carlo simulation: fourth, make the time analysis by computer the time alternative, variance, network, determining critical path. Fifth, compare the plan result of the project with the writer project plan. Although iji Critical Puth Method (CPM) assumed that the processing time of each activity can be predicted relatively, but in realism, project time schedule probably hard to established correctly. The method that had been designed to determine how long the processing time activity is randgm variable which called Project Evaluation and Review Technique (PERT). With the project management, management can pay more attention or give more time and focus on the critical path and the closed critical path. Based on critical path management caii execute crashing for make shorter time the project. Several explanation above shows that the project management, so, the objective of the project exectttioi? especially the right on time, will guarantee to be achieved, because by the project management, it means th3t there is good planning, best controlling, and anticipation .for the fluctuated possibilities
Kata Kunci : Manajemen Proyek, Pembangunan Gedung, Wisma Mahasiswa MM UGM, Work Breakdown Structure o,Project Life Cycle, predecessor, simulation Monte Carlo, Network, Critical Path.