Laporkan Masalah

PERBEDAAN PENGETAUHAN DAN PRAKTIK PEMBERIAN MAKAN SERTA PERKEMBANGAN ANAK 6-24 BULAN PADA IBU USIA REMAJA DA DEWASA

RACHMAWATI WIDYANINGRUM, dr. Detty Siti Nurdiati, SpOG(K)., MPH., Ph.D; DR. Indria Laksmi Gamayanti, MSi., psikolog

2016 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang. Untuk mempersiapkan SDM yang berkualitas di masa yang akan datang maka anak perlu disiapkan agar bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal. Masa- masa kritis tersebut adalah masa 0-2 tahun pertama. Salah satu faktor yang memperngaruhi perkembangan anak adalah tersebut adalah kehamilan dan kelahiran di usia remaja. Pengetahuan dan praktik pemberian makan juga merupakan salah satu faktor yang menjadi kebutuhan dasar anak untuk berkembang secara optimal. Tujuan. Mengetahui perbedaan pengetahuan, praktik pemberian makan & perkembangan anak usia 6-24 bulan di Puskesmas Kasihan Kabupaten Bantul DIY. Metode. Penelitian bersifat observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli – September 2015 di wilayah Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul DIY. Populasi adalah ibu berusia 15 – 40 tahun yang yang bertempat tinggal di Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul. Sampel diambil berdasarkan kriteria inklusi: memiliki anak berusia 6-24 bulan, anak tidak mengikuti program stimulasi perkembangan khusus, dan bersedia mengikuti penelitian. Kriteria eksklusi meliputi praktik pemberian makan anak tidak dilakukan oleh ibu, tidak memiliki cacat bawaan & anak sakit pada saat penelitian. Dalam penelitian ini ibu diukur tingkat pengetahuan dan praktik pemberian makan pada anak, sedangkan anak diukur perkembangannya menggunakan BSID III. Analisis data menggunakan uji kai kuadrat. Hasil. Perbedaan signifikan ditemukan pada pengetahuan & praktik pemberian makan, jumla aspek perkembangan yang terlambat serta perkembangan kognitif dan motorik anak antara ibu usia remaja dan dewasa. Kesimpulan: Ibu usia remaja merupakan faktor resiko terjadinya keterlambatan perkembangan anak, pengetahuan & praktik pemberian makan yang kurang baik.

Background. Preparing quality human resource for the future, children are being the most attention of the growth and development optimally. Critical aged of them is 0-2 years old. Pregnancy and giving birth on adolescence are still being the factors. Knowledge and feeding practice are also factors being basic need for children development optimally. Objective. To know the difference between knowledge, feeding practice, and children development aged 6-24 months on adolescent and adult mother in Kasihan Primary Health Care, Bantul district, Yogyakarta. Method. This research was observational with cross-sectional design. It held on July - September 2015 in work area of Kasihan subdistrict, Bantul district, Yogyakarta. Population defined as mother aged 15-40 years that lives in Kasihan subdistrict. Sample was taken using non probability consecutive technique sampling. It was got 66 children aged 6-24 months old with no having congenital defects, no following special development stimulation programme, and being able and want to follow this research as inclution criteria. In this research, mother was measured of knowledge level and feeding practice to her child, eventhough child was measured of his/her development using BSID III. Data were analyzed using chi square. Result. There was significant difference between adolescent and adult mother, found in knowledge and feeding practice, also cognitive and motoric development. Conclusion. Adolescent mother is being risk factor of late development in children and less knowledge also feeding practice.

Kata Kunci : Ibu usia remaja, pengetahuan, praktik pemberian makan, perkembangan

  1. S2-2016-353590-abstract.pdf  
  2. S2-2016-353590-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-353590-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-353590-title.pdf