Laporkan Masalah

EFEK PLATELET-RICH FIBRIN (PRF) TERHADAP MIGRASI SEL FIBROBLAS KULIT NORMAL PASCA PAJANAN MITOMISIN C

Nur Eko Hadi Sucipto, Dr.dr.Ishandono Dachlan,M.Sc.,Sp.B,Sp.BP-RE(K) ; Dr.dr. Yohanes Widodo Wirohardidjojo,Sp.KK(K)

2016 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Bedah

Latar Belakang: Penyembuhan luka merupakan proses yang sangat dinamis yang terdiri dari beberapa tahap yaitu inflamasi, proliferasi dan remodeling. Migrasi sel fibroblas mempunyai peranan yang sangat penting pada tahap proliferasi dan remodeling. Platelet Rich Fibrin (PRF) merupakan fibrin autolog yang berisi faktor pertumbuhan dan cytokine yang dibutuhkan pada proses penyembuhan luka. Dilain sisi Mitomicin C menghambat penyembuhan luka dengan menginduksi yang menyebabkan kerusakan DNA yang menyebabkan apoptosis dan menghambat proliferasi sel. Metode: Kultur fibroblas diinkubasi pada medium kultur yang sesuai dengan atau tanpa penambahan 10�¼g/mL selama 2 jam. Setelah 2 kali pencucian dengan mengunakan PBS, fibroblas di inkubasi pada media kultur yang berisi PRF 12,5%,25% dan 50% atau tanpa PRF sebagai kontrol negatif. Scratch assays dilakukan untuk mengukur migrasi sel setelah dilakukan perlakuan mitomicinâ�� fibroblas dengan atau tanpa penambahan PRF. Hasil: Migrasi fibroblas setelah perlakuan dengan mitomicin C tanpa penambahan RFF 16,7725 �±8,12405, setelah penambahan PRF 12,5%,25% dan 50%, migrasi sel fibroblas masing-masing adalah 191439�±3,01785, 27,0910�±3,46624, and 51,0907�±1,86437, secara berurutan. Perlakuan PRF signifikan pada peningkatan migrasi sel fibroblas dibandingkan dengan kontrol, (p=0.000) Kesimpulan: perlakuan PRF secara signifikan meningkatkan migrasi sel fibroblas setelah perlakuan dengan mitomicin C,diperlukan penelitian lebih lanjut mengunakan penelitian secara in vivo untuk membuktikan penelitian in vitro yang kami lakukan.

Background: Wound healing is a dynamic process involving several phases including inflammation, proliferation, and remodeling. Skin fibroblast migration plays a crucial role especially during proliferation and remodeling. Platelet-rich fibrin (PRF) is autologous fibrin matrix containing high levels of growth factors and cytokines that are required for wound healing. On the other hand, Mitomycin- C is able to inhibit wound healing throughinduction of DNA damages that result in apoptosis and inhibition of cell proliferation. Methods: Fibroblasts were incubated in appropriated culture medium with and without 10�¼g/mL Mitomycin-C for 2 hours. After 2 times washing with PBS, fibroblasts were incubated in culture medium containing 12,5%, 25%, and 50% of PRF, or without PRF as a negative control. Scratch assays were performed to measure migration of Mitomycin treated- fibroblasts following with or without PRF treatment. Results: on going research. Fibroblast migration after Mitomycin-C treatment without PRF treatment was 16,7725 �±8,12405. After 12,5%, 25%, and 50% PRF, migration of fibroblasts were 191439�±3,01785, 27,0910�±3,46624, and 51,0907�±1,86437, respectively. Treatment of PRF significantly increased fibroblast migration compared to the control, (P value = 0.000) Conclusion: PRF treatment significantly increases fibroblast migration after treatment with Mitomycin-C. Further study using in vivo setting is required to confirm our in vitro study.

Kata Kunci : Migrasi sel Fibroblas, Platelet rich Fibrin (PRF), Mitomicin C


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.