ANALISIS GEN KAPPA KASEIN (kappa-Kasein) PENYANDI PROTEIN SUSU PADA SAPI PERAH PERIODE LAKTASI YANG BERASAL DARI KLATEN DAN BOYOLALI
DYAH AYU SAFITRI , Dr.drh. Trini Susmiati, MP. ; Dr. drh. Claude Mona Airin, MP. dan drh. Sarmin, MP.
2015 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANSebagian besar protein susu ditemukan adanya beberapa variasi genetik dan berpengaruh pada produksi susu. Gen kappa kasein (kappa-kasein) adalah salah satu gen penyandi protein susu yang digunakan untuk menentukan kualitas dari susu ternak. Pada sapi perah telah diidentifikasi umumnya kappa-kasein terdiri dari dua alel yaitu alel A dan B (sapi dengan genotipe AA, AB dan BB). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji gen penyandi kappa kasein dengan menggunakan urutan DNA gen kappa-kasein dari sapi perah dari daerah Klaten dan daerah Boyolali. Sebanyak 6 ekor sapi perah dibagi dalam dua kelompok yang masing-masing terdiri dari tiga ekor sebagai sampel untuk penelitian. Darah diambil dari 6 ekor sapi tersebut untuk diekstraksi DNA. Hasil isolasi digunakan sebagai template untuk melakukan PCR dengan menggunakan primer gen kappa kasein (forward dan reverse): K1 (5-CACGTCACCCACACCCACATTTATC-3') dan K2 (5-TAATTAGCCCATTTCGCCTTCTCTGT-3'). Hasil PCR kemudian dilakukan sekuensing, hasil dari sekuensing dianalisis menggunakan program MEGA 6.0. Hasil penelitian menunjukkan gen kappa-kasein penyandi protein susu diketahui memiliki panjang nukleotida 378 bp. Berdasarkan profil polimorfisme dari hasil sekuensing, didapatkan hasil heterozigot (AB) yang terdapat pada 2 ekor sapi yang berasal dari Klaten, sedangkan hasil homozigot (AA, BB) diperoleh pada sapi yang berasal dari Boyolali dan 1 dari Klaten. Dapat disimpulkan bahwa gen yang menyandi protein susu (kappa-kasein) pada sapi perah dapat digunakan sebagai marker.
Most of the milk protein discovered the existence of several genetic ovariations and the effect on milk production. Kappa casein genes(kappa-casein) is a milk protein-coding genes that are used to determine the quality of dairy cattle. In the dairy cattle have been identified generally kappa-casein consists of two alleles are alleles A and B (cows with genotype AA, AB and BB). The objective of this research is to assess the gene coding for kappa casein geneusing DNA sequencel kappa-casein from dairy cattle Klaten and Boyolali. A total ofsixdairy cattle were divided into two groups, each consisting oft hree tails assamples for research. Blood was drawn from the six cattle are to be extracted DNA. Results of insulation used as a template to perform PCR with kappa casein geneusing primers(forward and reverse): K1(5'-CACGTCACCCACACCCACATTTATC-3') and K2(5'-TAATTAGCCCATTTCGCCTTCTCTGT-3'). Results of sequencing PCR then conducted, the results of sequencing were analyzed using the program MEGA6.0. The results showed the geneen coding kappa-casein milk proteins are known to have a nucleotide length of 378 bp. Based polymorphism profile of the sequencing results, the results obtained heterozygous (AB), located at 2 cattle originating from Klaten, while the result of homozygous(AA, BB) were obtained in cattle originating from one of Klaten and Boyolali. It can be concluded that the genes that encode proteins of milk(kappa-casein) in dairy cattle can be used as a marker.
Kata Kunci : sapi perah, kappa-kasein, DNA, Homozigot, heterozigot.