PENGUKURAN INTENSITAS KEBISINGAN DI SIMPANG EMPAT RING ROAD GEJAYAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK VISUAL ANALYSER 2014
TATAG MUWAFIQUL ARHATH, Dr. Mitrayana, S.Si, M.Si
2016 | Skripsi | S1 FISIKATelah dilakukan pengukuran tingkat kebisingan di simpang empat Ring Road Gejayan untuk mengetahui taraf intensitas kebisingan serta korelasinya terhadap jumlah kendaraan yang melintas. Pengambilan data taraf intensitas kebisingan dan perhitungan jumlah kendaraan bermotor dilakukan tiap menit selama 10 menit di empat sudut simpang empat Ring Road Gejayan dengan jarak 2 meter dari tepi jalan. Data diambil dalam empat waktu yang berbeda yaitu pagi (06.00-07.00), siang (11.30-12.30), sore (17.00-18.00) dan malam (22.00-23.00) selama satu minggu penuh. Alat yang digunakan untuk mengukur adalah laptop dengan perangkat lunak Visual Analyser 2014 yang telah di kalibrasi dengan Sound Level Meter. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah taraf intensitas kebisingan sinambung (LAeq) untuk rentang waktu satu minggu adalah ( LAeq ± ∆LAeq ) = ( 74 ± 2 dBA ). Sedangkan didapatkan hubungan antara waktu siang hari yang memiliki taraf intensitas kebisingan tertinggi dibandingkan pagi, sore dan malam. Di satu sisi, hari kerja memiliki taraf intensitas kebisingan yang lebih besar dibandingkan hari libur. Pengaruh titik pengukuran ada pada arah dalam kota Yogyakarta yang memiliki taraf intensitas kebisingan yang lebih tinggi dibandingkan arah keluar kota. Didapatkan juga korelasi antara jumlah kendaraan dengan taraf intensitas kebisingan dengan nilai R2=0.93 yang berarti terdapat korelasi yang sangat kuat.
Sound level measurement of noise in Gejayan Ring Road intersection has been done to investigate the influence of the number of vehicles to noise level measurement. In this study, sounds measurement and vehicles calculation were taken every minute for 10 minutes in 4 corners of Gejayan Ring Road intersection with a distance of two meters from the edge of the road. The measurement has been done in the morning (06.00-07.00), noon (11.30-12.30), afternoon (17.00-18.00) and evening (22.00.23.00) for one full week. Device used to measure sound level of noise was laptops, sound level meter and visual analyser 2014 software. The result of this study showed that sound level of noise for a week was ( LAeq ± ∆LAeq ) = ( 74 ± 2 dBA ). The research obtained the relations between times, days and location to sound level of noise. Afternoon has the highest value of sound level compared to morning, evening and night times. On the other hand working days has sound level of noise higher than holidays. The influence of location showed that road heading for city center of Yogyakarta has higher sound level of noise rather than moving away from the city. The result also showed the correlation between sound level measurement and vehicle debit with R2 = 0,93 which means there is a strong correlation.
Kata Kunci : Taraf Intensitas Kebisingan, Jalan Raya, Jumlah Kendaraan, Visual Analyser