Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi struktur modal pada sektor industri manufaktur di Bursa Efek Jakarta (BEJ) sebelum dan selama krisis moneter
RIZAL, Muhammad, Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc
2002 | Tesis | Magister ManajemenDalam proses investasi dalam bentuk saham penilaian atas suatu saham merupakan kegiatan yang sangat penting. Price Earning Ratio merupakan salah satu metode yang dapat digunakan dalam analisis tersebut. Metode ini mendasarkan diri atas rasio antara harga saham per lembar yang berlaku di pasar modal dengan tingkat keuntungan bersih yang tersedia bagi pemegang saham. Dengan diketahuinya nilai price earning ratio atas saham maka dapat diidentifikasikan saham mana yang sebaiknya dijual atau dibeli. Penelitian ini mencoba menganalisis factor-faktor yang signifikan mempengaruhi nilai PER sham berdasarkan klasifikasi PER sham tinggi dan PER saham rendah, dan nilai PER saham seluruh sector industri non keuangan yang terdaftar Bursa Efek Jakarta yaitu : Pertumbuhan EPS, Return On Equity, Debt Equity Ratio, Beta, Pertumbuhan Penjualan dan Firm Size. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sector industri non keuangan (10 sektor industri) yang terdaftar di BEJ sejak tahun 1998 yang mempunyai data harga saham penutupan dan memppublikasikan laporan keuangan perusahaan dari Januari 1998 sampai dengan desember 2002. Proses pengolahan data yang dilakuakn antara lain: pooling data, uji normalitas data, uji multikolinearitas, pembagian klasifikasi PER saham, dengan menggunakan analisis regresi binary logistik. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa dari enam variabel yang diuji hanya satu variabel yang mempengaruhi klasifikasi PER saham , yaitufirm size dengan koefisien negatif. Sedangkan untuk sector industri, kesimpulan yang diperoleh bahwa sector animal fie1 and husbandry (DS2), sector transprtatioh (DS 5 ) dan sector Communication (DM), secara keseluruhan variabel-variabel yang mempengaruhi PER sahani berbeda dengan sector yang lain.
Stock valuation is a very important factor in the investment of stock. One of the best methods of this analysis is Price Earning Ratio. It based on the ratio between price per share in the stock market and available net profit for the stockholders. Price earning ratio is applied to identi@ the stock to buy or sell. This study tries to analyze the influence of several factors affecting price earning ratio of stock listed on Jakarta Stock Exchange, i.e.: sales growth, return on equity, firm size, growth of earning per share, beta, and debt to equity ratio. Observation period is from 1998 to 2002 . The populations on this study is all non financial sector industry that are listed on JSX since 1998 and have data of the stock closing price and earning per share. Data processing is done by: data polling, normality test, data transformation multkoliniearity test and regresi binary logistic. From the analysis, it can be concluded that fie only one variable influence affecting classification price earning ratio whit negative coefisien, that is firm size. And for sector industry. it can be concluded that the sector animal feel and husbandry (DS2), sector transportation (DS5) and sector Communication (DS6), for over all variable the influence of several factors affecting price earning ratio its differences whit another sector
Kata Kunci : Struktur Modal Perusahaan, Industri Manufaktur, Price Earning Ratio, Growth EPS, Return On Equity, Beta, Growth Sales , Firm Size, Debt Equity Ratio.