Laporkan Masalah

TELEVISI LOKAL DAN PENGUATAN PEMBANGUNAN DAERAH (STUDI KOVERASI BERITA TELEVISI LOKAL TENTANG ISU-ISU PEMBANGUNAN DAERAH DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA)

ZULFIAH LARISU, S.SOS.,M.SI., Prof. Nunung Prajarto, MA.,Ph.D; Subejo, SP.,M.Sc.,Ph.D

2016 | Disertasi | S3 Penyuluhan dan Komunikasi Pembangunan

Televisi lokal sangat penting di era pembangunan daerah karena dapat mendukung proses pembangunan di daerah. Dengan potensi yang dimiliki televisi lokal, berbagai isu atau persoalan pembangunan di daerah dapat terungkap sehingga dapat diketahui oleh masyarakat di daerah, selain sebagai cermin bagi stakeholder pembangunan di daerah dalam mengambil kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis peran televisi lokal dalam meliput isu-isu pembangunan daerah. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis sebanyak 584 item berita tentang isu-isu pembangunan daerah pada TVRI Stasiun Sulawesi Tenggara dan 737 item berita pada SindoTV Kendari selama periode waktu 1 Oktober 2013 sampai dengan 31 Maret 2014. Analisis digunakan dengan pendekatan analisis isi dan uji perbedaan dua variabel menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa televisi lokal meliput isu-isu pembangunan daerah dalam berbagai jenis isu seperti isu ekonomi, isu sosial ekonomi dan isu ekonomi lingkungan, terutama isu atau persoalan pada kemajuan dan hambatan yang terjadi dalam tahap pelaksanaan pembangunan, yang dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat yang ada pada tingkat provinsi maupun kabupaten atau kota dengan melibatkan instansi pemerintah Kantor dan Badan. Isu-isu pembangunan daerah diliput dengan menggunakan teknik pemberitaan langsung, seimbang, menggunakan sumber berita dari pemerintah dan juga hasil laporan wartawan (first hand report), yang ditampilkan pada bagian awal dan tengah berita, dengan arah atau nada yang positif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara televisi publik lokal dan televisi swasta lokal dalam meliput isu-isu pembangunan daerah. Terbukti dengan uji secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan atas liputan isu-isu pembangunan daerah yang dilakukan TVRI Stasiun Sulawesi Tenggara dan SindoTV Kendari (p < 0.05). Kecuali liputan untuk isu tahap pelaksanaan pembangunan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p > 0.05). Hasil penelitian ini mendukung teori media sebagai cermin realitas dan teori penentuan agenda yaitu terbukti televisi lokal tidak hanya mampu mengungkap berbagai isu-isu pembangunan daerah namun juga menonjolkan isu-isu dengan berbagai teknik penyajian. Untuk kemajuan pembangunan daerah, tidak cukup isu, peristiwa, fenomena pembangunan daerah hanya diketahui oleh publik, melainkan juga harus ditonjolkan agar dinilai sebagai suatu isu, peristiwa, fenomena yang penting. Sehingga, ketika suatu isu, fakta, peristiwa itu dinilai penting oleh publik selanjutnya akan mempengaruhi perhatian atau prioritas pemerintah dalam mengambil kebijakan.

Local television is very important in the era of regional development because it can support the development process in the region. With the potential of local television, various issues or issues of development in the region can be revealed so that it can be known by people in the area, as well as mirrors for the stakeholders of development in the region's policy-making process. This research aims to examine and analyze the role of local television in covering issues of regional development. This research was conducted by analyzing as many as 584 items of news about development issues in the area of TVRI Southeast Sulawesi Station and 737 news items on SindoTVKendari during the period of October 1, 2013 to March 31, 2014. The analysis uses the content analysis approach and tests the difference of two variables using the Chi Square. The results showed that local television covered the issues of regional development in various types of issues such as economic issues, socio-economic issues and issues of environmental economics, particularly the issue or issues on progress and obstacles that occur in the implementation phase of development, which is carried out by community groups that existed at the provincial and district or city, involving government agencies and the Office of the Agency. Regional development issues are covered by using the direct reporting techniques, balanced news coverage, using the sources of news from the government and the journalist report (first-hand report), which is displayed at the beginning and middle of the news, with a direction or a positive tone. The study also shows that there is a difference between local public television and local private television in covering the issues of regional development. With proven test, there were statistically significant differences over coverage of regional development issues undertaken TVRI Southeast Sulawesi Station and SindoTVKendari (p < 0.05). Except for the coverage of the issue of the implementation of the development phase showed no significant difference (p > 0.05). The results of this study support the theory of the media as a mirror of reality and agenda setting theory that local television proved that not only was able to reveal a range of regional development issues but also highlight the issues with the various techniques of presentation. For the advancement of regional development, not enough issues, events, regional development phenomenon are only known by the public, but it should also be highlighted in order to be considered an issue, event, phenomenon that is important. So that, an issue, facts, events were judged important by the public can further affect the attention or priority of the government in making policy.

Kata Kunci : isu-isu pembangunan, televisi lokal, pembangunan daerah

  1. S3-2016-276082-abstract.pdf  
  2. S3-2016-276082-bibliography.pdf  
  3. S3-2016-276082-tableofcontent.pdf  
  4. S3-2016-276082-title.pdf