Laporkan Masalah

Analisis biaya kualitas pada PT Kusuma Sandang Mekar Jaya Yogyakarta

RATNAWATI, Anneke Mariana, Dr. Supriyadi, MSc

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dalam menghadapi persaingan dengan produk-produk sejenis baik dari dalam maupun luar negeri, PT Kusuma Sandang Mekar Jaya melakukan 2 hal, yaitu: menjual produknya dengan harga di bawah harga pasar dan menghasilkan produk yang berkualitas bagus. Untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik, perusahaan telah mengeluarkan biaya kualitas. Biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya kualitas yang rendah disebut biaya kualitas. Biaya kualitas yang dikeluarkan perusahaan terdiri dari: biaya pencegahan, biaya penilaian, biaya kerusakan internal, dan biaya kerusakan eksternal. Perusahaan menghabiskan sebagian besar biaya kualitasnya untuk biaya pencegahan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan telah mengendalikan kualitas produknya. Namun biaya penilaian yang dikeluarkan oleh perusahaan masih kurang efektif. Biaya penilaian ini tidak dapat mempengaruhi biaya kerusakan internal dan eksternal. Hal ini disebabkan oleh standar kualitas bahan baku yang kurang bagus, kurangnya pengendalian pada tahap persiapan penenunan, dan bagian inspeksi yang kurang cermat dalam memeriksa barang jadi sehingga beberapa kali tejadi kain yang cacat sampai ke tangan konsumen. Besarnya perbandingan antara biaya kualitas total terhadap penjualan adalah 5,68%-7,10%. Ini berarti perusahaan belum mencapai standar biaya kualitas yang ideal, yaitu kurang dari 2,50% dari penjualan. Bagaimanapun biaya kualitas ini mempunyai pengaruh yang positif terhadap penjualan. Setiap usaha perusahaan untuk meningkatkan kualitas produknya yang berarti semakin besar biaya kualitas dipergunakan untuk biaya pengendalian, penjualan perusahaan semakin besar sehingga rasio biaya kualitas terhadap penjualan semakin kecil

To survive in competing with the same products of local and foreign countries, PT Kusuma Sandang Mekar Jaya has 2 ways: sealing the products at low price and producing the good quality products. In providing the good quality products, the company has spent cost of quality. Cost is defined as quality cost. Quality cost of the company consists of: prevention cost, appraisal cost, internal failure cost, external failure cost. The prevention cost was taken the biggest portion. It shows that the company has controled the quality of its products. However, the apprisal cost has not been effective. It can be seen that the appraisal cost has no influence on internal dan external failure costs. It was ‘caused by the poor standard of quality raw materials, the low control on preparation weaving, and the careless inspection. The total quality cost was range between 5.68% to 7.10% of sales. It means that the company has not reached the ideal standard of quality cost, that is not more than 2.50% of sales. However, the quality cost has possitive influence on sales. The higher the control cost (that consists of prevention and appraisal costs) on total quality cost was--that means the company rose the quality of the products--the higher the sales was that made the rasio of total quality on sales lower.

Kata Kunci : Manajemen Biaya Kualitas, Penjualan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.