KOMUNITAS BURUNG DI SEMPADAN SUNGAI CODE, GAJAH WONG, DAN WINONGO, KOTA YOGYAKARTA, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
EREN PUTRA FEBRIO, Drs. Bambang Agus Suripto, S.U., M.Sc.
2016 | Skripsi | BIOLOGIBurung merupakan organisme yang memiliki keunikan dan nilai yang tinggi baik nilai ekologi, ilmu pengetahuan, wisata dan budaya, serta burung dapat menjadi indikator suatu lingkungan. Namun keberadaanya di suatu tempat tergantung dari kondisi habitat yang digunakan untuk mencari pakan, sebagai tempat berlindung, dan berkembang biak. Kota Yogyakarta merupakan kota yang memiliki kepadatan penduduk yang sangat padat. Sehingga pembangunan yang dilakukan di sempadan sungai Kota Yogyakarta menyebabkan berkurangnya vegetasi tanaman dan mendesak kehidupan populasi burung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mempelajari komunitas burung, kerapatan dan kekayaan vegetasi pohon di sempadan sungai, jenis burung yang bersarang, serta korelasi antara burung dan vegetasi pohon. Penelitian dilakukan di sepanjang sempadan Sungai Winongo, Sungai Code, dan Sungai Gajah Wong Kota Yogyakarta pada tanggal 1 Agustus – 26 Oktober 2015. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode IPA (Index Point of Abundance) untuk mendapatkan data jumlah dan jenis burung yang kemudian dianalisis dengan Indeks Shannon-Winner. Analisis vegetasi dilakukan untuk mengetahui kerapatan dan kekayaan jenis vegetasi pohon. Jenis burung yang bersarang diketahui dengan metode penjelajahan. Analisis korelasi antara burung dengan vegetasi pohon menggunakan Microsoft Excel 2010. Pada sempadan sungai di Kota Yogyakarta terdapat 21 jenis burung. Terdapat 4 jenis burung dilindungi yaitu madu sriganti, madu kelapa, madu pengantin, dan cekakak sungai. Jenis burung yang bersarang yaitu burung cekakak sungai dan bondol jawa. Komposisi burung didominasi oleh burung pemakan biji-bijian. Jenis pohon yang terdapat di sempadan sungai sebanyak 33 jenis. Korelasi antara jenis burung dengan jenis pohon menunjukan korelasoi positif.
Birds are organism with high value of ecology, science, tour and culture, and also bird can be used for indicator some environment. But their existence in some place is dependent by habitat condition that used for food hunt, safety, and breeding spot. Yogyakarta city had very high population density of human. So infrastructure development was going in stream buffer of Yogyakarta City will decrease some plants in that area and push out the birds life. This research aimed to knowing and study about bird community, density and diversity of tree vegetation in stream buffer, type of birds nesting, and correlation of bird with tree vegetation. This research was done in length of Winongo, Code, and Gajah Wong stream buffer Yogyakarta City on 1st August – 26th October 2015. The method used in this research is IPA method (Index Point of Abundance) to get amount and species of birds and then analyzed by Shannon-Winner diversity index. Vegetation analysis is used for knowing density and diversity of tree vegetation. Eksploration method is used to knowing the types of bird nesting. Correlation analysis of bird with tree vegetation using Microsoft Excel 2010. In the stream buffer of yogyakarta city is found 21 species of birds. There were 4 species of birds that were protected: Nectarinia jugularis, Anthreptes malacensis, Nectarinia sperata, Todirhamphus chloris. There were 2 species of birds which build nest: Todirhamphus chloris and Lonchura leucogastroide. The most bird species composition were granivorous. In the stream buffer of yogyakarta city is found 33 species of tree. Correlation between species of birds with species of tree showed positive correlation.
Kata Kunci : diversity, bird, stream buffer, vegetation, Index Point of Abundance