Laporkan Masalah

EKOLOGI Phyllanthus niruri L. DI WILAYAH GAMA GIRI MANDIRI, DESA MANGUNAN, KECAMATAN IMOGIRI, KABUPATEN BANTUL DAN ANALISIS KUALITATIF KANDUNGAN FLAVONOID

ARTIKA ESTAVANI, Djoko Santosa, M. Si

2016 | Skripsi | S1 FARMASI

Dewasa ini, pengembangan dan penelitian terhadap tumbuhan obat telah berkembang pesat. Secara turun-temurun obat tradisional yang berasal dari tumbuh-tumbuhan di Indonesia, telah digunakan oleh masyarakat secara luas baik untuk pemeliharaan kesehatan maupun terapi penyakit. Phyllanthus niruri L. atau yang lebih dikenal dengan meniran telah lama digunakan sebagai tumbuhan obat. Potensi meniran sebagai tumbuhan obat mendorong dilakukan penelitian tentang hubungan antara lingkungan tumbuh dan kandungan N, P, K tanah dengan hasil rendemen ekstrak etanol. Pemanenan meniran dilakukan di wilayah Gama Giri Mandiri Desa Mangunan, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Terdapat 5 lokasi penelitian. Rancangan pemanenan yang digunakan adalah penempatan plot 1x1 m2 sebanyak 10 plot untuk masing-masing lokasi, dengan jarak antar plot 1 meter. Seluruh tumbuhan yang ada di dalam masing-masing plot dicatat. Parameter lingkungan meliputi suhu, intensitas cahaya, pH tanah, kelembaban (RH) tanah dan kelembaban udara diambil dengan metode acak sederhana dari masing-masing lokasi. Analisis kualitatif golongan senyawa flavonoid meniran digunakan sistem Kromatografi Lapis Tipis (KLT) fase diam Silika Gel 60 F254 dan fase gerak kloroform P:metanol:air (80:12:2,v/v/v). Data lingkungan tumbuh dianalisis SPSS metode Kruskal-Wallis. Lingkungan tumbuh dicari korelasinya dengan rendemen ekstrak etanol meniran. Hasil penelitian menunjukkan meniran hadir pada 2 lokasi penelitian, yaitu lokasi I dan lokasi III. Sebaran meniran menduduki empat kelompok besar dari hasil ordinasi. Lingkungan tumbuh mempengaruhi rendemen ekstrak etanol meniran. Meniran pada lokasi I (13,38%) memiliki rendemen ekstrak etanol yang lebih rendah dibanding lokasi III (27,43%). Kelembaban udara, intensitas cahaya, pH tanah dan kandungan N tanah memberikan korelasi positif; sedangkan suhu, kelembaban tanah, P dan K tanah berkorelasi negatif dengan rendemen ekstrak etanol meniran.

Development And Research Of medicinal plants has been growing rapidly. traditional medicines derived from plants in Indonesia , has been widely used by the community both health maintenance and disease therapy. Phyllanthus niruri L. or better known as meniran has long been used as a medicinal plant . The potential of meniran as a medicinal plant encourage research on the relationship between environmental parameters and the N, P, K content of soil with ethanol extract content. Harvesting is done in the area Gama Giri Mandiri Desa Mangunan, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. There are 5 locations. The design of harvesting used was plotting 1x1 m2 as much as 10 plots spaced 1 meter plot. The whole plant, including another species in each plot were recorded. Environmental parameters such as temperature, light intensity, soil pH, soil RH and air humidity are taken by simple random sampling from each location. Qualitative analysis of flavonoid compounds of meniran was using Thin Layer Chromatography (TLC), stationary phase is Silica Gel 60 F254 and the mobile phase is chloroform: methanol: water (80:12:2,v/v/v). Environmental parameters were analyzed by SPSS with Kruskal-Wallis method. Correlation sought between environmental parameters and ethanol extract content of meniran. The result showed meniran present at two locations, location I and location III. Distribution of meniran occupy four large groups of ordination. The environmental parameters affect the ethanol extract content of meniran. Meniran on the location I (13,38%) has a ethanol extract content levels lower than the location III (27,43%). Air humidity, light intensity, soil pH, and soil N content positively correlated with ethanol extract content; temperature, soil moisture, soil P, and soil K content gave a negative correlation with ethanol extract content.

Kata Kunci : Phyllanthus niruri L., ekologi, lingkungan tumbuh, ekstrak etanol

  1. S1-2016-312896-abstract.pdf  
  2. S1-2016-312896-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-312896-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-312896-title.pdf