Laporkan Masalah

Transpirasi dan Infiltrasi Air Lima Spesies Semai Pohon dalam Merespon Perbedaan Kelembaban Media Tumbuh

RETNA WINASTUTI WAHYUNINGSIH, Dr. Retno Peni Sancayaningsih, M.Sc.

2016 | Skripsi | S1 BIOLOGI

Mata air memiliki peranan penting dalam menyediakan air bersih, sehingga dalam upaya konservasi sumber daya air, salah satu metode yang dapat digunakan adalah dengan analisis vegetasi di daerah tangkapan air (DTA) Pohon mempunyai peranan yang penting dalam pengaturan air tanah. Kemampuan pohon dalam konservasi air tanah tergantung pada karakter ekofisiologinya antara lain: transpirasi, infiltrasi, luas daun, kandungan klorofil. Mengingat pentingnya pohon dalam konservasi air, maka diperlukan adanya penelitian untuk melihat respon ekofisiologi pohon dalam perbedaan kelembaban media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon ekofisiologi pohon yang berpotensi mengkonservasi air dalam perbedaan kelembaban tanah. Dipilih semai 5 jenis pohon masing-masing sebanyak 12 bibit dengan umur 3 bulan, kecuali Ficus benjamina yang berumur 2 tahun. Jenis pohon yang terpilih adalah Gnetum gnemon, Syzygium aqueum, Tectona grandis, Inocarpus fagiferus, Ficus benjamina. Paramteter dalam penelitian ini antara lain: transpirasi, laju infiltrasi, luas daun, kandungan klorofil dari daun pada 5 jenis pohon tersebut. Pengukuran tranpirasi menggunakan alat Licor 6400Xp dan pengukuran infiltrasi menggunakan spektrofotometer dengan panjang gelombang 645 dan 663. Hasil penelitian menunjukkan pengukuran transpirasi semai G. gnemon, dan I. fagiferus tergolong bertranspirasi rendah (G. gnemon, dan I. fagiferus dibawah 0,1 termmol), sedangkan semai F. benjamina umur > 3 tahun, S. aqueum, dan T. grandis bertranspirasi tinggi (di atas 0,1 trmmol), Secara umum semakin lembab substrat tumbuh semai, semakin tinggi pula transpirasinya, kecuali F. benjamina. Pengukuran infiltrasi F. benjamina memiliki kecepatan infiltrasi adalah 0,2% detik-1 dan 0,4% detik-1 dan T. Grandis kecepatan infiltrasinya adalah 0,1% detik-1 dan 0,5% detik-1. T. grandis dan I. fagiferus memiliki luas daun lebih dari 50 cm2 sedangkan F. benjamina, S. aqueum dan G. gnemon memiliki luas daun lebih dari 50 cm2. F. benjamina memiliki kandungan klorofil tertinggi pada tiga tingkat kelembaban >5000 mg/gr. F. benjamina dan I. fagiferus merupakan 2 jenis pohon kandidat untuk konservasi air.

Water spring has important roles in supply clean water, therefore vegetation analysis of water catchment area is one of the method can be used for water resources conservation. There are some ecophysiological characteristics of vegetation affect water conservasion in a spring, such as transpiration, infiltration, leaf area, and chlorophyll content. Based on these, research on plant’s ecophysiological responses in media humidity discrepancy is needed. The objective of this research was to measure plant ecophysiological responses that potentially conserved water in different soil humidities. There are five selected plants including Gnetum gnemon, Syzygium aquaticum, Tectona grandis, Inocarpus fragiferus, and Ficus benjamina, each of these with 12 replications. There are 4 parameters used in this study: transpiration, infiltration rate, leaf area, and chlorophyll content. Tranpiration measurements were conducted using Licor 6400XP and measurment of leaf chlorophyll content using spectrophotometer with 645 and 663 wavelengths. The results showed that seedling’s transpiration of G. gnemon and I. fragiferus were classified as low transpiration ( < 0,1 trmmol), while F. benjamina, S. aquaticum and T. grandis as high transpiration (> 0,1 trmmol). In general, more humid the seedling substrates are followed by higher transpiration, except F. benjamina. Ficus benjamina had infiltration rate of 0,2 % seconds -1 and 0,4% seconds -1 and T.grandis has infiltration rate 0,1% seconds -1 and 0,5% seconds-1. Leaf area of T.grandis and I.fragiferus were more than 50 cm2 while F. benjamina, S.aquaticum and G.gnemon has more than 50 cm2. The highest chlorophyll is F.benjamina with three level soil humidity >5000 mg/gr. F.benjamina and I. fagiferus were 2 plant candidates for water conservation.

Kata Kunci : Konservasi air, Transpirasi, Infiltrasi, Licor, klorofil

  1. S1-2016-301610-abstract.pdf  
  2. S1-2016-301610-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-301610-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-301610-title.pdf