Laporkan Masalah

Manajemen strategi Perusahaan daerah Air Minum (PDAM) Kota Kediri

RATNAWATI, Heri, Prof.Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com

2002 | Tesis | Magister Manajemen

PDAM Kota Kediri adalah salah satu BUMD, merupakan pengelola kekayaan daerah yang dipisahkan, dengan tuj uan menyediakan kebutuhan air bersih bagi masyarakat sekaligus sebagai penunjang PAD, namun dalam implementasinya belum dapat memenuhi tujuannya secara optimal disebabkan kendala internal. Dalam penelitian ini diketahui bahwa faktor-faktor yang menjadi kendala antara lain adalah tingkat kebocoran air yang tinggi, cakupan pelayanan masih rendah, mutu pelayanan kurang baik dan terutama adalah biaya operasionalnya yang tinggi, sehingga dalam perjalanan hidupnya sering mengalami kerugian. Diketahui bahwa selama tahun 1996-2000 kenaikan biaya usaha rata-rata tiap tahun mencapai 20,44% lebih besar dibanding kenai kan pendapatan rata-rata tiap tahun hanya mencapai 8,36%, secara nominal pada tahun 2000 biaya operasionalnya Rp. 2.590.257.435,OO sedang pendapatan usaha adalah Rp. 1.941.999.525,00, asset to debt ratio 124,24 % dan debt to eguety ratio 412,61%. Hal ini menunjukkan bahwa PDAM Kota Kediri mengalami kesulitan dalam membiayai usahanya, sehingga masih selalu dibantu oleh pemerintah. Untuk mengatasi ha1 tersebut PDAM Kota Kediri harus dikelola secara profesional dengan komitmen tinggi dari segenap pimpinan dan staf dalam perencanaan maupun pelaksanaan kebijaksanaan strategi yang telah ditetapkan. Berdasarkan analisis SWOT diketahui bahwa PDAM Kota Kediri berada pada posisi peinbenahan (retrenchenzent) dan pembenahan diri (tun? U~CIOUML]), selanjutnya dengan menggunakan matrix TOWS dan Balanced Scorecard diperoleh beberapa strategi alternatif sebagai berikut : 1.Efisiensi biaya operasional 2.Efisiensi produksi/menekan tingkat kebocoran 3.Meningkatkan mutu pelayanan 4.Menciptakan ketentraman masyarakat 5.Pendekatan/mempererat hubungan dengan konsumen 6.Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan SDM (karyawan) 7.Penyampaian informasi strategi perusahaan 8. Motivasi kerja

PDAM of Kediri is one of the regional owned corporation that manage local resource to supply clean water for the community and also to support local income. In the implementation, it can't accomplish its objective optimally because of several internal problem In this researt, it is known that several factors that cause problems for PDAM are high level of water leakage, low service range, low uality of service and particularly, high operational cost. These factors make PDAM suffers financial loss. During the year of 1996-2000, the increase of overage production cost is Rp 2.590.257.435.00 and the production cost is Rp 1.941.999.525,OO. The asset to debt ratio 124,24 and the debt to equety ratio is 41,61%. These fact illustrate that PDAM of Kota Kediri gets difficulty in funding the production, so the government always support for its production To solve this problem PDAM of Kota Kediri must be managed profesionally with high commitment from all of management and staff in planning also in carrying out the established strategy policy. Base on SWOT analysis found that PDAM of Kota Kediri is in retrenchement and turn around, obtained some alternative strategies which can apply on Kediri' s PDAM development framework, there are : 1. Operational cost efficiency. 2. Production efficiency/press the wasting degree, 3. Increase the service quality, 4. Make up society transguality, 5. Tighten relations with Consumer, 6. Develop humen resourches knowledge, dan skills, 7. Exted the organization information, 8. Motivate to work.

Kata Kunci : Manajemen Strategi, PDAM Kediri, SWOT and BuIunced Scorecard, PDAM, StruteKy Muuugenient.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.