PENGARUH PENYULUHAN MANAJEMEN LAKTASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU PEKERJA DALAM PEMBERIAN AIR SUSU IBU (ASI) EKSKLUSIF DI DESA PAJANGAN KABUPATEN BANTUL
DWI FEBYTA SARASWATI, Mumtihana Muchlis, S.SiT, M.Kes
2016 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIKIbu pekerja yang menyusui mengalami kendala dalam Pemberian ASI Eksklusif karena dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan dan sikap. Penelitian yang pernah dilakukan dari 45 ibu menyusui yang bekerja, 15% yang menyusui bayinya selama bekerja. Ibu yang mempunyai tingkat pengetahuan dan sikap kurang baik akan menyebabkan perilaku ibu dalam menyusui kurang baik. Pendidikan kesehatan merupakan upaya yang dapat dilakukan tenaga kesehatan untuk memberikan informasi kepada ibu supaya dipraktikkan dalam menyusui bayinya. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penyuluhan manajemen laktasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu pekerja dalam Pemberian ASI Eksklusif di Desa Pajangan Kabuapten Bantul. Desain Penelitian ini adalah Pre Eksperiment. Rancangan penelitian yang digunakan adalah One Group Pretest-Posttest design. Populasi target pada penelitian ini adalah ibu menyusui yang bekerja dan tinggal di Desa Pajangan, Bantul, Yogyakarta pada bulan Agustus 2015. Pengambilan sampel dengan consecutive sampling dan perhitungan besar sampel menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dari data primer melalui kuesioner. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-Test. Rata-rata tingkat pengetahuan sebelum penyuluhan adalah 84,45 dan setelah penyuluhan 88,45 dengan nilai p (0,101<0,05). Rata-rata sikap sebelum penyuluhan 66,78 dan setelah penyuluhan 78,20 dengan nilai p (0,000<0,05). Setelah penyuluhan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap (p value, 0.101<0,05) dan (p value, 0.000<0.05). Penyuluhan kesehatan manajemen laktasi berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu pekerja yang menyusui dalam pemberian ASI Eksklusif.
Workers mother who breastfeed have constraints in Exclusive breastfeeding because it is influenced by the level of knowledge and attitudes. Study ever conducted of 45 breastfeeding mothers who work, 15% were breastfeed during work. Mothers who have this level of knowledge and a lack of good will cause a breast-feeding mother's behavior is not good. Health education is an effort to do health workers to provide information to mothers to breastfeed their babies in order to put into practice. The purpose of this study is to know the influence of lactation management education about the level of knowledge and attitude of workers mother on giving exclusive breast milk in Pajangan Village Bantul Regency. This study design is pre experiment. The study design used is one group pretest-posttest design. Target population in this study is breastfeeding mothers who work and live in the Pajangan village, Bantul regency, Yogyakarta in August 2015. Sampling with consecutive sampling and sample size calculations using formulas Slovin. Data collection of primary data through questionnaires. Data analysis using Paired Sample t-Test. The average level of knowledge before education and after education was 84.45 and 88.45 with a p-value (0.101 <0.05). The average attitude before education 66.78 and 78.20 after education with p-value (0.000 <0.05). After educatin there are significant differences on the level of knowledge and attitude (p value, 0101 <0.05) and (p value, 0.000 <0.05). Health education in lactation management significantly affect the level of knowledge and attitude of working mothers who breastfeed in exclusive breastfeeding.
Kata Kunci : Kata Kunci: Penyuluhan Manajemen Laktasi, Tingkat Pengetahuan, Sikap/Keywords: Lactation Management Education, Knowledge, Attitude