Laporkan Masalah

EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PENGEMBANGAN USAHA MINA PEDESAAN (PUMP) PERIKANAN BUDIDAYA DI KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

TURADI, Dr. Jangkung Handoyo Mulyo

2016 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi pelaksanaan kebijakan publik, dimana penelitian ini mengambil studi kasus pelaksanaan program Pengembangan Usaha Mina Pedesaan (PUMP) Perikanan Budidaya di Kabupaten Lampung Tengah pada tahun 2011 sampai dengan tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program PUMP Perikanan Budidaya, kinerja program PUMP Perikanan Budidaya dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja program PUMP Perikanan Budidaya di Kabupaten Lampung Tengah. Untuk mengetahui pelaksanaan program PUMP Perikanan Budidaya di Kabupaten Lampung Tengah peneliti menggali proses tahapan selama pelaksanaan program, sedangkan untuk mengukur kinerja PUMP Perikanan Budidaya di Kabupaten Lampung Tengah, peneliti menggunakan dua macam indikator. Pertama, indikator policy output yang terdiri dari indikator akses, cakupan, bias, ketepatan layanan dan kesesuaian program dengan kebutuhan. Kedua, indikator policy outcomes yang terdiri dari initial outcome, intermediate outcome, dan long-term outcome. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan dua jenis data, yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah analisis data secara induktif. Pelaksanaan program PUMP Perikanan Budidaya di Lampung Tengah dengan melibatkan 318 orang pembudidaya ikan yang terhimpun dalam 28 kelompok terdiri dari 12 pokdakan usulan dinas dan 16 pokdakan dari usulan aspirasi dengan perincian pokdakan penerima tahun 2011 (5 pokdakan), 2012 (4 pokdakan), 2013 (9 pokdakan) dan tahun 2014 (10 pokdakan). Saat ini pokdakan yang masih aktif sebanyak 25 pokdakan, 1 (satu) pokdakan beralih usaha lain dan 2 (dua) pokdakan membubarkan diri. Berdasarkan pengukuran indikator policy output dan indikator policy outcomes didapat hasil bahwa kinerja program PUMP Perikanan Budidaya di Kabupaten Lampung Tengah rendah. Rendahnya kinerja program PUMP Perikanan Budidaya di Kabupaten Lampung Tengah dikarenakan kegagalan dalam mencapai long-term outcome yaitu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian pokdakan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan setidaknya terdapat empat faktor yang mempengaruhi kinerja program, yaitu 1). Pendamping program; 2). Sarana produksi perikanan (saprodkan); 3). Pembinaan dan pelatihan teknis; dan 4). Perilaku implementor. Merujuk pada faktor-faktor tersebut, peneliti membuat rekomendasi kebijakan/program sejenis menjadi lebih baik di masa yang akan datang, rekomendasi yang disusun peneliti yaitu: (1) Penunjukan pendamping program diutamakan berdomisili di wilayah pelaksanaan program, (2) Ketersedian sarana produksi perikanan untuk mendukung usaha perikanan diarahkan kepada pembudidaya ikan (3) Penganggaran dana pendamping setiap tahun sebagai wujud dukungan pemerintah daerah, dan (4) Perilaku implementor; proses penentuan kelompok sasaran (pokdakan) seharusnya dilaksanakan atas dasar usulan dari dinas teknis yang menangani urusan bidang kelautan dan perikanan.

This research is evaluating a public policy implementation that took the case study of Rural Fishery Business Development (RFBD) Aquaculture program in Lampung Tengah regency within the year 2011 to 2014. The purpose of this research is to find out how is the implementation of (RFBD) Aquaculture program and also determining the factors that influence the performance of (RFBD) Aquaculture program in the regency. To know about implementation of (RFBD) Aquaculture program in the regency, the reseacher tried to find out the stages of the process that taken during the program. While to measure the performance of (RFBD) Aquaculture program in Lampung Tengah Regency, reseacher used two types of indicator. The first one is policy output; consisting of access, coverage, bias, service delivery and compliance services to the needs of the program, and the second indicator is policy outcome; consisting of initial outcomes, intermediate outcomes, and long-term outcome. The method used in this research is a qualitative research method, with two kinds of data; primary and secondary data. The data collection techniques used were observation, interview and document study, while data analysis techniques used by researcher was inductive data analysis. Implementation of the program (RFBD) Aquaculture in Lampung Tengah, involving 318 fish farmers who gathered in 28 groups consisting of 12 pokdakan proposals the technical agencies and 16 pokdakan of proposals aspiration with details pokdakan receiver in 2011 (5 pokdakan), 2012 (4 pokdakan), 2013 (9 pokdakan) and 2014 (10 pokdakan). Currently pokdakan still active as much as 25 pokdakan, 1 pokdakan switch other business and 2 pokdakan disband.The research obtained based on the measurement of the two indicators; policy output and policy outcome, resulting that the (RFBD) Aquaculture program in Lampung Tengah regency has the low performance. The low performance is caused by the failure to gain long term outcome, which is to improve welfare and independency of pokdadan. The research also showed that there are at least four factors that affecting the program’s performance; 1). The companion program; 2). fishery production facilities; 3). Coaching and technical training; and 4). Behavior implementor.. Referring to the factors, reseacher recommends for a better type of policy or program in the future. The recommendations are : (1) The appointment of a companion program takes precedence domiciled in the implementation of the program, (2) Availability of production facilities fisheries to support the fishing effort directed at fish farmers (3) Budgeting matching funds each year as a form of local government support, and (4) Behavior implementor; the process of determining the target group (pokdakan) should be carried out on the basis of the proposals of the technical office which handles the affairs of marine affairs and fisheries.

Kata Kunci : Evaluasi pelaksanaan, kinerja program, PUMP Perikanan Budidaya

  1. S2-2016-371092-abstract.pdf  
  2. S2-2016-371092-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-371092-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-371092-title.pdf