KINERJA PEREKONOMIAN, DESENTRALISASI FISKAL, DAN HUBUNGANNYA DENGAN PEMBANGUNAN MANUSIA PADA KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI JAWA TIMUR
PIMPIN PRIMANANDA, Heni Wahyuni, M.Ec.Dev, Ph.D
2016 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kinerja perekonomian daerah dan desentralisasi fiskal terhadap ketiga komponen dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel, yang merupakan kombinasi dari data 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur selama periode tahun 2009 sampai dengan 2013. Hasil penelitian yang dapat disimpulkan adalah kinerja perekonomian daerah dan desentralisasi fiskal secara serempak berpengaruh signifikan terhadap ketiga komponen dari IPM, yaitu angka harapan hidup, angka melek huruf, dan rata-rata pengeluaran riil per kapita. Pada model kesehatan dengan menggunakan metode RE, desentralisasi fiskal dari aspek ketergantungan terhadap dana perimbangan secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup, sedangkan kinerja perekonomian daerah, desentralisasi fiskal dari aspek belanja publik, dan kinerja pelayanan publik bidang kesehatan berpengaruh signifikan terhadap angka harapan hidup. Pada model pendidikan dengan menggunakan metode FE, kinerja perekonomian daerah, desentralisasi fiskal dari aspek ketergantungan terhadap dana perimbangan, dan desentralisasi fiskal dari aspek belanja publik secara parsial berpengaruh signifikan terhadap angka melek huruf, namun kinerja pelayanan publik bidang tidak berpengaruh signifikan terhadap angka melek huruf. Pada model daya beli dengan menggunakan metode FE, kinerja perekonomian daerah, desentralisasi fiskal dari aspek belanja publik, kontribusi sektor pemerintah terhadap perekonomian daerah, dan jumlah penduduk miskin berpengaruh signifikan terhadap rata-rata pengeluaran riil per kapita, namun desentralisasi fiskal dari sisi ketergantungan terhadap dana perimbangan tidak berpengaruh signifikan tidak berpengaruh signifikan terhadap rata-rata pengeluaran riil per kapita.
This research aims to analyze the effect of local economic performance and fiscal decentralization against the three components of Human Development Index (HDI) of 38 regencies and cities in East Java Province. Analysis tool used in tis research is data panel regression analysis which is a combination of data from 38 regencies and cities in East Java Province by the time period 2009 to 2013. The results concluded from this research are local economic performance and fiscal decentralization simultaneously have significant effect on each three components of HDI, which are life expectancy rate, adult literacy rate, and average of real per capita expenditures. In health model by using RE method, fiscal decentralization by the aspect of dependency against equalization funds partially has no significant effect on life expectancy rate, while local economic performance, fiscal decentralization by the aspect of public expenditure, and public service perfomance have significant effects on life expectancy rate. In education model by using FE method, local economic performance, fiscal decentralization by the aspect of dependency against equalization funds, and fiscal decentralization by the aspect of public expenditure partially have significant effects on adult literacy rate, however the ratio of students per teachers has no significant effect on adult literacy rate. In purchasing power model by using FE method, local economic performance, fiscal decentralization by the aspect of public expenditure, public sector contribution towards local economy, and the number of poor people have significant effects on average of real per capita expenditures, however fiscal decentralization by the aspect of dependency against equalization funds has no significant effect on average of real per capita expenditures.
Kata Kunci : Kinerja Perekonomian Daerah, Desentralisasi Fiskal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM)