Laporkan Masalah

Relations among expected returns, risk, earnings-price, and book-to-market of consumer and non-consumer stocks listed at the Jakarta Stock Exchange

TANTRI, Ami, Dr. Suad Husnan, MBA

2002 | Tesis | Magister Manajemen

Dalam riset ini ada tiga analisis. Analisis pertama adalah menunjukkan apakah saham konsumen berkinerja lebih baik dibandingkan saham non-konsumen selama krisis ekonomi. Argumen dasarnya adalah investor cenderung membeli saham konsumen selama krisis ekonomi dengan asumsi bahwa penjualan perusahaan konsumen lebih stabil dibandingkan dengan perusahaan non-konsumen. Riset ini menunjukkan bahwa ternyata saham konsumen memiliki kinerja lebih baik dibundingkun dengan saham non-konsumen, berdasar pada return, a, dan real return (risk premium), tanpa ada perbedaan yang signifikan pada tingkat risikonya (Dalam riset ini ada tiga analisis. Analisis pertama adalah menunjukkan apakah saham konsumen berkinerja lebih baik dibandingkan saham non-konsumen selama krisis ekonomi. Argumen dasarnya adalah investor cenderung membeli saham konsumen selama krisis ekonomi dengan asumsi bahwa penjualan perusahaan konsumen lebih stabil dibandingkan dengan perusahaan non-konsumen. Riset ini menunjukkan bahwa ternyata saham konsumen memiliki kinerja lebih baik dibundingkun dengan saham non-konsumen, berdasar pada return, a, dan real return (risk premium), tanpa ada perbedaan yng signiJkan pada tingkat risikonya(β) Analisis kedua adalah untuk membuktikan bahwa p memiliki efek yang sign$kan terhadap return. Berdasar pada capital asset pricing model (CAPM), return adalah fungsi dari p Riset ini menemukan bahwa walaupun memiliki hubungan posit$ p tidak memiliki efek signijikan terhadap return Hal ini berlaku untuk saham konsumen dan non-konsumen secara terpisah maupun jika kedua grup digabungkan, Walaupun hampir sama dengan penemuan riset Fama and French ' pada tahun 1992, penemuan dalam riset ini bertolak-belakang dengan dasar-dasar CAPM Analisis ketiga adalah menunjukkan apakah earning-to-price ratio (EPR) dan book-to-market ratio (BMR) memiliki efek terhadap return. Riset ini menyimpulkan bahwa hubungan antara EPR dengan return adalah positif dan EPR memiliki efek signiJkan terhadap return. Akan tetapi, hubungan antara BMR dengan return adalah negatif dan BMR tidak memiliki efek signijikan terhadap return, berkebalikan dengan penemuan Fuma and French. Ada berbagai factor yang menyebabkan perbedaan ini, termasuk perilaku investor selama masa krisis ekonomi. Analisis kedua adalah untuk membuktikan bahwa p memiliki efek yang sign$kan terhadap return. Berdasar pada capital asset pricing model (CAPM), return adalah fungsi dari p Riset ini menemukan bahwa walaupun memiliki hubungan posit$ p tidak memiliki efek signijikan terhadap return Hal ini berlaku untuk saham konsumen dan non-konsumen secara terpisah maupun jika kedua grup digabungkan, Walaupun hampir sama dengan penemuan riset Fama and French ' pada tahun 1992, penemuan dalam riset ini bertolak-belakang dengan dasar-dasar CAPM Analisis ketiga adalah menunjukkan apakah earning-to-price ratio (EPR) dan book-to-market ratio (BMR) memiliki efek terhadap return. Riset ini menyimpulkan bahwa hubungan antara EPR dengan return adalah positif dan EPR memiliki efek signiJkan terhadap return. Akan tetapi, hubungan antara BMR dengan return adalah negatif dan BMR tidak memiliki efek signijikan terhadap return, berkebalikan dengan penemuan Fuma and French. Ada berbagai factor yang menyebabkan perbedaan ini, termasuk perilaku investor selama masa krisis ekonomi.

There are three analyses in this research. First analysis is to find whether consumer stocks perform better than non-consumer stocks during the economic crisis. The base of this argument is that investors tend to buy consumer stocks especially during the economic crisis with the assumption that revenues of consumer companies are more stable than non-consumer companies. This research proves that consumer stocks perform significantly better than non-consumer stocks, base on their return, a and real return (risk premium), with no significant different in the risk (pI. The second analysis is to prove whether p has significant impact on return. Based on the capital asset pricing model (CAPM, return is a function of This researdB@hds despite having positive correlation, /3 has no significant impact on return. This applies for consumer stocks and non-consumer stocks as separate groups us well as if they are combined. Although the finding of this research is similar Fama and French ' research in 1992, it contradict the basic of CAPM The third analysis is to find whether earning-to-price ratio (EPR) and book-to market ratio (BMR) have impact on return. This research concludes that the relationship of EPR with return is positive and EPR has significant impact on return. However, the relationship of BMR with return is negative and ir has no significant impact on return, on the contrary to Fama and French 'findings. There are various factors causing the difference, including the behavior of investors during the economic crisis.

Kata Kunci : Return Saham,Konsumen dan Non Konsumen


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.