Kelangsungan Hidup Larva Lepidiota stigma pada Tanah dengan Perlakuan Insektisida Diazinon dan Karbofuran
RIDWAN SUTRISNO P, Dr. Tri Harjaka, S.P., M.P. ; Prof. Dr. Ir. Edhi Martono, M.Sc.
2015 | Skripsi | S1 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHANIntisari Uret (white grub) merupakan salah satu jenis hama yang telah umum menjadi masalah pada budidaya tebu di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan insektisida diazinon dan karbofuran terhadap kelangsungan hidup larva Lepidiota stigma. Pengaruh perlakuan insektisida diazinon dilakukan uji 125 ppm, 250 ppm dan 500 ppm, sedangkan kombinasi dosis yang digunakan pada insektisida karbofuran adalah 30 ppm, 60 ppm, dan 120 ppm. Dari hasil analisis statistika menunjukkan adanya beda nyata terhadap kematian larva Lepidiota stigma pada perlakuan kontrol dan 125 ppm dengan 250 ppm dan 500 ppm pada insektisida diazinon, pada perlakuan kontrol dan 30 ppm dengan 60 ppm dan 120 ppm pada insektisida karbofuran, sedangkan perlakuan 250 ppm dengan 500 ppm pada insektisida diazinon dan 60 ppm dengan 120 ppm pada insektisida karbofuran tidak menunjukkan beda nyata. Hal tersebut menunjukkan bahwa perlakuan 250 ppm pada insektisida diazinon dan 60 ppm pada insektisida karbofuran dapat mengakibatkan mortalitas pada larva Lepidiota stigma dan merupakan rekomendasi dosis yang paling efektif. Prosentase kematian larva Lepidiota stigma 250 ppm pada insektisida diazinon mencapai 90 % sedangkan pada 60 ppm insektisida karbofuran mencapai 96,67 %. Aplikasi insektisida karbofuran 120 ppm mempengaruhi gerak vertikal larva Lepidiota stigma ditunjukkan dengan pergerakan yang fluktuatif.
Abstract Larvae is one of the plant disease that have become a problem in the world agriculture. This research is aimed to determine the influence of diazinon and carbofuran insecticides treatment to survival of Lepidiota stigma. The effect of diazinon insecticides tested with 125 ppm , 250 ppm, and 500 ppm. While the combination used in the carbofuran insecticides is 30 ppm, 60 ppm and 120 ppm. The statistic analyze showed a significant difference of Lepidiota stigma larvae mortality between control treatment and 125 ppm with 250 ppm and 500 ppm in the diazinon insecticides, control treatment and 30 ppm with 60 ppm and 120 ppm in the carbofuran insecticides. 250 ppm with 500 ppm treatments in the diazinon and 60 ppm with 120 ppm treatments in the carbofuran insecticides did not show significant difference. It showed that the two doses treatment can cause death in Lepidiota stigma larvae and it was the most effective dosage recommendations. The death percentage of Lepidiota stigma larvae with 250 ppm in the diazinon insecticides is 90%, while 60 ppm the carbofuran insecticides is 96,67%. Application of 120 ppm carbofuran insecticides affect the vertical motion of the Lepidiota stigma larvae is indicated by the fluctuating movement.
Kata Kunci : Kata kunci : insektisida, tebu, Lepidiota stigma, Keywords : insecticides, sugar cane, Lepidiota stigma.