Laporkan Masalah

Partisipasi Petani dalam Program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi di Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman

OCTAVIANY V S, Subejo, S.P.,M.Sc.,Ph.D. ; Dr. Ir. Roso Witjaksono, M.S.

2016 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman padi merupakan program nasional untuk meningkatkan produksi padi melalui pendekatan gerakan atau anjuran secara massal kepada petani/kelompok tani untuk melaksanakan teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) dalam mengelola usaha tani padi, dengan meningkatkan produktivitas, pendapatan petani, dan kelestarian lingkungan. Pelaksanaan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman padi bertujuan untuk meningkatkan produksi padi yang difokuskan pada kawasan tanaman pangan dengan mendapat bantuan fasilitas dari pemerintah. Adapun fasilitas atau bantuan yang diberikan oleh pemerintah yakni benih, sarana produksi (saprodi), tanam jajar legowo, dan pertemuan kelompok. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman dengan tujuan 1) mengetahui sejauh mana tingkat partisipasi petani dalam program GP-PTT padi di Kecamatan Kalasan Tahun 2015, 2) Mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi petani dalam program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman padi Kecamatan Kalasan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan teknik survei. Pengambilan sampel daerah dilakukan secara purposif, sedangkan pengambilan sampel petani dilakukan secara acak sederhana. Total responden berjumlah 60 petani. Metode analisis yang digunakan adalah uji proporsi, analisis chi-square, dan uji gamma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat partisipasi petani dalam program GP-PTT padi tergolong tinggi dengan partisipasi inisiasi 71,13%, partisipasi legitimasi 77,29%, dan partisipasi eksekusi 93,61%. Pendidikan merupakan faktor yang memiliki hubungan positif agak kuat dengan partisipasi petani dalam program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman padi. Sikap dan motivasi merupakan faktor yang memiliki hubungan positif kuat dengan partisipasi petani dalam program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman padi. Faktor-faktor yang tidak berhubungan dengan partisipasi petani dalam program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman padi adalah umur, peran penyuluh, peran ketua kelompok tani, dan peran babinsa.

Movement of implementation on integrated planting management (GP-PTT) program is a national program to increase rice production through a movement approach or recommendation in bulk to farmers / farmer groups to implement the technology of planting management (PTT) for rice farming, by improving productivity, farmers' income, and sustainability of environment. GP-PTT program aims to increase rice production that is focused on the area of crops with the assistance of government facilities. As for the facilities or assistance given by the government that is seed, means of production, row planting system (legowo), and group meetings. This research was conducted in Kalasan, Sleman in order to (1) know the extent of farmer participation in the program GP-PTT rice in sub-district of Kalasan in 2015, (2) know the factors related to the farmer participation in the GP-PTT program in Kalasan. The method used in this research was descriptive by survey techniques. Selection of area sample was conducted purposively, while sampling farmers was conducted by simple random sampling. The total of respondents were 60 farmers. The analytical method used was the proportion test, chi-square analysis, and gamma test. The results of the research showed that the level of farmer participation in the program of GP-PTT was considered high with 71.13% initiation participation, 77.29% participation legitimacy, and 93.61% execution participation. Education is a factor that has a rather strong positive relationship with farmers' participation in the program GP-PTT. Attitude and motivation are factors that hold a strong positive relationship with farmers' participation in GP-PTT program. Factors that have no relation with farmers’ participation in that program are age, the role of educator, chairman of farmer group, and the role of local military staff.

Kata Kunci : Partisipasi, Petani, Terpadu, Tanaman, Pengelolaan, Sleman

  1. S1-2016-318084-abstract.pdf  
  2. S1-2016-318084-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-318084-tableofcontent.pdf