Laporkan Masalah

KESALAHAN BERTUTUR (BUKAN KESALAHAN GRAMATIKAL) DALAM BAHASA INGGRIS OLEH PEMBELAJAR INDONESIA: STUDI KASUS MAHASISWA TAHUN PERTAMA DI KELAS BAHASA INGGRIS LISAN I, SASTRA INGGRIS UGM

DYAH KRISTYANINGSIH, Dr. SUHANDANO, M.A

2016 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Analisis kesalahan yang diaplikasikan dalam penelitian-penelitian terdahulu terfokus pada kesalahan gramatikal. Sementara kesalahan pada item leksikal belum banyak diteliti. Penelitian ini mencoba mendeskripsikan bentuk-bentuk kesalahan leksikon yang diproduksi oleh mahasiswa tahun pertama Sastra Inggris, Universitas Gadjah Mada selama pembelajaran di kelas Bahasa Inggris Lisan I. Selain itu penelitian ini juga akan memaparkan sebab-sebab munculnya kesalahan beserta implikasinya bagi proses pengajaran dan pembelajaran di kelas berbicara. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu pengumpulan data, analisis data, dan penyajian data. Data dikumpulkan dengan merekam tuturan mahasiswa selama pembelajaran. Mereka juga diminta mengisi kuesioner untuk diperoleh latar belakang pendidikan dan faktor ekstra linguistik yang memungkinkan menjadi sebab diproduksinya kesalahan. Proses analisis diawali dengan transkripsi data kesalahan leksikon secara fonetis. Hasil transkripsi menunjukkan adanya kesalahan dalam pelafalan dan pemilihan leksikon, serta sebab dari faktor linguistik. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan pelafalan dan pemilihan leksikon. Sebanyak 13.9% kesalahan pelafalan leksikon menimbulkan leksikon dengan makna berbeda dan leksikon tak bermakna. Sedangkan kesalahan pemilihan leksikon terdiri dari tiga bentuk, yakni penggantian leksikon BI (sebanyak 25%), penggantian leksikon BT (sebanyak 58.6%), dan penggantian leksikon terjemahan langsung BI (sebanyak 2.4%). Sebab kesalahan adalah dari faktor linguistik dan ekstra linguistik. Sebab linguistik berupa kemiripan bunyi yang kemudian menjadi sebab lanjutan, yakni pengaruh leksikon lain. Sebab linguistik berikutnya adalah perbedaan sistem pelafalan lambang bunyi dan pembentukan leksikon BI dan BT. Sebab ekstra linguistik adalah kurangnya kompetensi leksikal pembelajar. Hasil penelitian dijadikan implikasi pembelajaran di kelas berbicara dengan mendata item-item leksikal yang berpotensi salah, mengungkapkan proses pembelajaran yang akan dilakukan dengan penjelasan sebab-sebabnya dan perbedaan sistem leksikalisasi BI dan BT.

Error analysis conducted in some prior researches is focused on the grammatical errors. Meanwhile errors on lexical items have not been identified. This research tries to find out the forms of lexical errors produced by First Year of English Department students of Gadjah Mada University in their Oral English I class, and to elaborate its cause as well as its implication to oral class language teaching and learning process. The research applies three steps: collecting, analyzing, and presenting the data. The data were collected by recording students� speech during the class. They were also asked to fulfill the questionnaire to gather the education background and extra-linguistic factors that could initiate the errors. The analysis started by transcribing the data with phonetic transcription for the lexical errors. The transcription confirms the errors in articulation and lexical choices, and also its causes for linguistic factors. The result shows that the errors produced by English Department students occurred in articulation and lexical choices. 13.9% of lexical articulation error results in different word meaning and meaningless words. While lexical choice errors result in L1 word substitution (25%), L2 word substitution (58.6%), and 2.4% of the words that do not exist in first language (Javanese and Indonesian) and target language. The causes of errors belong to linguistic and extra-linguistic factors. Linguistic factors are in the forms of words similarity as well as its influence, different system of phoneme articulation and lexicalization between the two languages. Extra-linguistic factor is in the form of students� lack of lexical competence. A thorough interpretation of the classification of lexical errors can account for difficulty scales of lexical items, reveal how learning happens by providing learners with the reasons or causes that led to the error, and by establishing comparisons between L1 and L2 lexical systems.

Kata Kunci : kesalahan leksikon, analisis kesalahan, kelas berbicara, proses leksikalisasi

  1. S2-2016-350811-abstract.pdf  
  2. S2-2016-350811-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-350811-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-350811-title.pdf