Laporkan Masalah

KAPASITAS INFILTRASI PADA BERBAGAI RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA SURAKARTA

WALIDATUR ROZIQOH, Dr. Ir. Ambar Kusumandari, M.E.S. dan Mukhlison, S.Hut., Msc

2016 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penduduk Kota Surakarta meningkat dari 497.308 jiwa pada tahun 2005 menjadi 500.171 jiwa pada tahun 2012, sehingga sumberdaya alam dan lingkungan hidup di kota semakin banyak dimanfaatkan, menyebabkan sumberdaya air makin terkuras dan alih fungsi lahan semakin cepat. Hal ini berdampak pada berkurangnya kemampuan lahan untuk menginfiltrasikan air dan proses hidrologis terganggu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas infiltrasi dan mengetahui kondisi tanah serta vegetasi pada berbagai RTH di kota Surakarta. Pengukuran kapasitas infiltrasi pada setiap lokasi pengamatan dilakukan dengan alat Double Ring-Infiltrometer. Pengukuran kapasitas infiltrasi, pengambilan sampel tanah dan karakteristik vegetasi dilakukan pada 20 titik yang tersebar pada 4 ruang terbuka hijau di Kota Surakarta. Kapasitas infiltrasi tertinggi pada Taman Balekambang yakni pemanfaatan lahan berupa dominasi rumput 3,6 cm/jam (sedang), pada Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dan Taman Sekartaji pada kontrol 9,6 cm/jam (sedang hingga cepat) dan 1,8 cm/jam (sedang hingga lambat), Taman Sriwedari pada lahan dominasi pohon, dominasi rumput dan kontrol 2,4 cm/jam (sedang). Terdapat perbedaan signifikan kapasitas infiltrasi pada berbagai RTH di Kota Surakarta. Kondisi tanah pada berbagai RTH dari segi permeabilitas termasuk dalam kelas lambat hingga sangat cepat.Tekstur didominasi fraksi pasir, struktur tanah didominasi gumpal menyudut dan gumpal membulat. Kondisi vegetasi setiap RTH memiliki jenis yang berbeda-beda tetapi lebih sering ditemukan jenis Samanea saman (trembesi), kerapatan tertinggi dimiliki dominasi pohon pada Taman Sekartaji dengan kerapatan 275 individu/Ha, tiang 1300 individu/Ha dan sapihan 2400 individu/Ha. Tidak terdapat perbedaan signifikan kerapatan pohon dan tekstur tanah tiap RTH di Kota Surakarta dan terdapat perbedaan signifikan permeabilitas tanah dan struktur tanah pada berbagai RTH di Kota Surakarta. Kata kunci : Kapasitas Infiltrasi, Ruang Terbuka Hijau (RTH), Sifat Fisik Tanah, Kondisi Tanah, Kondisi Vegetasi

Surakarta City population increased from 497.308 inhabitants in 2005 to 500.171 inhabitants in 2012, Thus natural resources and living environment in the city are more exploited, causing increasingly drained water resources and land conversion faster. This resulted in the reduced ability of the land to infiltrate water and hydrological process disrupted. The aim of this research is to determine the infiltration capacity and determine the condition of the soil and vegetation in various green open spaces in the city of Surakarta. Measurement of the infiltration capacity in each location of observation made by device Double Ring-infiltrometer. Measurement of infiltration capacity, soil sampling and vegetation characteristics were done on 20 points spread in four green open spaces in Surakarta City. The highest infiltration capacity in Taman Balekambang is the soil use such as grass domination 3,6 cm/hour (moderate), in Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) and Taman Sekartaji in the control of 9,6 cm/hour (moderate to fast) and 1,8 cm/hour (moderate to slow), Taman Sriwedari in land domination of tree, grass domination and control of 2,4 cm/hour (moderate). There are significant differences in the infiltration capacity of various green open spaces in the city of Surakarta. Soil condition at various green open spaces by terms of permeability includes in a slow class to very fast. Texture dominated by sand fraction, soil structure dominated by blocky angular and blocky rounded. Vegetation condition of each green open spaces has different types but the types of Samanea saman (trembesi) are more commonly found, the highest density owned by tree domination in Taman Sekartaji with a density of 275 individuals/Ha, poles of 1300 individuals/Ha and sapling of 2,400 individuals/Ha. There was no significant difference tree density and soil texture of each green open spaces in Surakarta and there are significant differences in the permeability of the soil and the soil structure in various green open spaces in Surakarta. Keywords: Infiltration Capacity, Green Open Space, Physical Properties of Soil, Soil Conditions, Vegetation Condition

Kata Kunci : Keywords: Infiltration Capacity, Green Open Space, Physical Properties of Soil, Soil Conditions, Vegetation Condition