Laporkan Masalah

PENGARUH VARIASI UMUR TANAMAN DAN PERAJANGAN DAUN TERHADAP RENDEMEN DAN KUALITAS MINYAK EKALIPTUS (Eucalyptus alba Reinw. ex. Bl)

NOVITA KARTIKA P, Dr. Sigit Sunarta, S.Hut., M.Sc.; Ir. Kasmudjo, M.S.

2016 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Tanaman Eucalyptus alba Reinw. ex. Bl. merupakan salah satu sumber penghasil minyak atsiri, dimana daunnya mengandung 0,3% minyak. Rendemen dan kualitas minyak atsiri meningkat seiring pertambahan umur tanaman sampai umur tertentu. Untuk mendapatkan rendemen yang optimal dengan kualitas yang baik, sebelum pemasakan dapat dilakukan perlakuan pendahuluan seperti perajangan daun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh umur tanaman dan perajangan daun terhadap rendemen dan kualitas minyak ekaliptus dari jenis Eucalyptus alba Reinw. ex. Bl. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan menggunakan dua faktor yaitu umur tanaman dan perajangan daun. Daun tanaman dari umur 22 tahun dan 29 tahun diberi perlakuan pendahuluan berupa daun tidak dirajang, daun dirajang kasar, dan daun dirajang halus. Hasil dinalisis dengan Analisis Varians (Anova) dilanjutkan dengan HSD. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi rendemen dan sifat fisiko kimia minyak atsiri meliputi bobot jenis, putaran optik, indeks bias, kelarutan dalam alkohol 70% dan kadar sineol. Uji komposisi kimia dilakukan dengan GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrometry). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi dari faktor umur dan perajangan daun berpengaruh nyata pada nilai bobot jenis yaitu sebesar 0,812-0,998 dan 26,67%- 46,66% untuk kadar sineol, tetapi tidak menunjukkan perbedaan nyata pada nilai rendemen yang bernilai 0,089-0,218, putaran optik dengan nilai (-4,56)-(-1,70), indeks bias dengan nilai 1,467-1,481 dan kelarutan dalam alkohol 70% dengan nilai yang sama semua yaitu 1:10.Komposisi penyusunnya didominasi oleh α-Pinene, 1- Phellandrene, 1,8-Cineol dan γ-Terpinene.

Eucalyptus alba Reinw. ex. Bl. is one of essential oil producing plants, which contain of about 0,3% on its leave. Generally, the yield and quality of essential oil are depended on the age of plant up to a certain age. To optimize the yield and quality, various method had been conducted such as leaves cutting method before distillation. This research aimed to get an information about effect of age plants variation and cutting leaves on the yield and quality of eucalyptus oil Eucalyptus alba Reinw. ex. Bl. Statistically, this research used Completly Randomize Design method with two factors; age of plant (22 and 29 years old) dan leaves cutting method (full size, big cutting and small cutting). Analysis of the result used Anova (analysis of variance) and advance analysis was HSD test. All samples were tested on the yield, physical-chemical characterictics of essential oil (specific gravity, optical rotation, refractive index, alcohol 70% solubility and cineol content). Chemical composition was analyzed using GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrometry). The result of this research showed significantly at the specific gravity ranges 0,812 to 0,998 and cineol content 36,67% to 46,66%, but not significant at the average of yield were 0,812 to 0,998, optical rotation (-4,56) to (-1,70), refractive index 1,467 to 1,481, and alcohol 70% solubility 1:10 at all of the samples. The chemical composition are dominated by alpha-Pinene, 1-Phellandrene, 1,8-Cineol and gamma-Terpinene

Kata Kunci : Eucalyptus alba, Minyak atsiri, Umur, Perajangan