ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA WANITA DI 30 PROVINSI INDONESIA PERIODE 2009-2013
NIEKE ANDRIANI, Heni Wahyuni, S.E., M.Ec. Dev., Ph.D.
2016 | Skripsi | ILMU EKONOMIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat partisipasi angkatan kerja wanita di 30 provinsi Indonesia dengan rentang tahun 2009-2013. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah panel data fixed effect. Dalam model ini digunakan tingkat partisipasi angkatan kerja wanita sebagai variabel yang dijelaskan, sedangkan variabel penjelasnya terdiri dari pertumbuhan ekonomi, tingkat pendidikan dasar dan menengah, serta upah minimum provinsi. Hasil yang didapat dalam penelitian ini adalah: (1) pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja wanita, (2) terbentuk fungsi yang menyerupai kurva-U antara pertumbuhan ekonomi dan tingkat partisipasi angkatan kerja wanita di Indonesia yang mengindikasikan adanya hambatan bagi wanita untuk memasuki pasar tenaga kerja, (3) tingkat pendidikan dasar berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja wanita, tingkat pendidikan menengah tidak berpengaruh terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja wanita, (4) upah minimum provinsi berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja wanita. Hal ini menunjukkan perlunya peran pemerintah dalam peningkatan kualitas pendidikan bagi wanita ke jenjang yang lebih tinggi serta memberikan kemudahan akses bagi wanita untuk memasuki lapangan pekerjaan sektor formal
The purpose of this research is to analyze factors that affect female labor force participation rate in thirty provinces in Indonesiawith period 2009-2013. Fixed Effect panel data was used in this study as analytical method. In this model, the female labor force participation rate used as dependent variable, while the independent variables are economic growth, primary and secondary education rate, and regional minimum wage. Results of this study are: (1) economic growth has significant positive relationship with female labor force participation, (2) there is a U-shaped relationship between economic growth and female labour force participation rates in Indonesia and they indicate the presence of barriers impeding women's entry into the labour force, (3) primary education rate has a significant relationship with female labor force participation, while secondary education rate has no impact with female labor force participation, (4) regional minimum wage has a significant negative relationship with female labor force participation. It is recommended that the government should focus on promoting a higher education for women, and provide easing of access for women to enter formal sector of labor market.
Kata Kunci : Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) wanita, pertumbuhan ekonomi, pendidikan wanita, upah minimum provinsi, data panel, fixed effect