ANALISIS GENDER PADA PENGELOLAAN HUTAN RAKYAT DI KELOMPOK TANI HUTAN RAKYAT GENDUSARI DESA TUNJUNG KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN BANYUMAS
HANGGA ANGGRIAWAN RISNANTO, Wahyu Tri Widayanti, S.Hut., M.P.
2016 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTANTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Diferensisasi aktivitas gender dalam aktivitas produksi, reproduksi dan sosial kemasyarakatan di Desa Tunjung. (2) Profil akses dan kontrol terhadap sumber daya hutan rakyat di Desa Tunjung. (3) Pola pengambilan keputusan berkaitan dengan pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hutan rakyat. (4) Faktor yang mempengaruhi adanya diferensiasi gender di dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya hutan rakyat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Penelitian dilakukan di Desa Tunjung Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, pada bulan Mei 2015 - Juni 2015. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data primer diperoleh dari wawancara responden berdasarkan kuisioner yang sudah dibuat dan observasi partisipatif berbagai aktivitas responden yang berkaitan dengan tujuan penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan teknik analisis Gender Framework Analysis (GFA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil aktivitas produktif didominasi oleh laki-laki, sedangkan aktivitas reproduktif didominasi oleh perempuan. Kedua gender memiliki akses yang sama terhadap sumber daya dan pemanfaatan yang tidak terbatas, namun kontrol sumberdaya dan pemanfaatannya dikuasai oleh laki-laki. Pola pengambilan keputusan dalam keluarga dilakukan secara musyawarah. Pada pengambilan keputusan yang berkaitan dengan pengelolaan hutan rakyat didominasi oleh laki-laki, terutama pada kegiatan teknis pengelolaan. Pola pengambilan keputusan dalam komunitas dan kelompok didominasi oleh laki laki. Faktor-faktor yang mempengaruhi profil aktivitas adalah sistem nilai dan norma masyarakat, kondisi ekonomi umum dan tingkat pendidikan
The purpose of this study was to determine (1) Differentiation of gender activities in productive , reproductive and social activity at Tunjung Village. (2) Access and control profile over forest resources of the people in the Tunjung village. (3) The pattern of decisions making related to the management and utilization of community forests. (4) Factors affecting the gender differentiation in the management and utilization of community forests. This research was conducted using a quantitative approach through a survey method. The study was conducted at Tunjung Village subdistrict Jatilawang, Banyumas, in May 2015 - June 2015. The sample is done with purposive sampling method. The collection of primary data obtained from interviews by questionnaires that have been made and participant observation related to the research objectives. The data were analyzed using descriptive analysis techniques Gender Analysis Framework (GFA). The results showed that the productive activity profile is dominated by men, whereas the reproductive activity dominated by women. Both genders have equal access to resources and utilization are not limited, but the control and utilization of resources controlled by men. Decision making pattern in the family is done by deliberation. On decisions relating to the management of public forests dominated by men, especially on the technical operations management. A pattern of decision-making within the community and the group is dominated by men. Factors that affect the profile activity is the system of values and norms of society, general economic conditions and level of education.
Kata Kunci : analisis gender, hutan rakyat, kelompok tani