PERSEPSI DAN SIKAP PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN TERHADAP ROKOK SERTA HARAPAN TERHADAP PENGENDALIAN ROKOK DI KOTA YOGYAKARTA TAHUN 2015
TRILIS WIDIANINGRUM, Purwanta, S.Kp., M.Kes;Akhmadi S.Kp., M.Kes., M.Kep., Sp.Kep.Kom
2016 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Menurut WHO jumlah perokok di dunia pada tahun 2009 mencapai 1,1 miliar. Di Kota Yogyakarta, jumlah perokok mencapai 21,2% dengan rata-rata penggunaan rokok 9,9 batang perhari. Proporsi pegawai yang merokok secara aktif adalah 33,6% menduduki urutan ketiga perokok terbanyak. Jumlah penggunaan rokok semakin meningkat, padahal sudah menjadi pengetahuan bersama bahwa merokok menjadi faktor risiko terjangkitnya penyakit kronis, seperti kanker, penyakit paru-paru dan penyakit kardiovaskuler. Dinas pendidikan merupakan salah satu instansi pendidikan yang memiliki tugas dan fungsi sebagai pengatur kebijakan dalam dunia pendidikan, baik dalam hal kurikulum, peraturan-peraturan dalam lingkungan pendidikan dan lain-lain. Melihat tugas dan fungsi sedemikian rupa, dinas pendidikan dapat menjadi pusat untuk pengendalian perilaku merokok terutama dalam lingkungan instansi pendidikan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi dan sikap pegawai terhadap rokok serta harapan terhadap pengendalian rokok di kota Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pegawai Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta sejumlah 69 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan simple random sampling. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner persepsi terhadap rokok, sikap terhadap rokok, dan harapan terhadap pengendalian rokok, didukung dengan pedoman wawancara. Analisis data mengunakan analisis univariabel untuk mengetahui distribusi, frekuensi, dan persentase. Hasil Penelitian: Sebanyak 59 (85,5%) responden memiliki persepsi yang sesuai, sebanyak 59 (85,5%) responden memiliki sikap yang mendukung terhadap rokok, dan sebanyak 66 (95,7%) responden memiliki harapan yang tinggi terhadap pengendalian rokok. Hasil wawancara menunjukkan bahwa responden memiliki persepsi yang sesuai dan memiliki sikap yang mendukung terhadap rokok, serta memiliki harapan yang tinggi terhadap pengendalian rokok. Kesimpulan: Pegawai Dinas Pendidikan kota Yogyakarta memiliki persepsi yang sesuai dan sikap yang mendukung terhadap rokok, serta memiliki harapan yang tinggi terhadap pengendalian rokok.
Background: According to the WHO the number of smokers in the world in 2009 reached 1.1 billion. In the city of Yogyakarta, the number of smokers reached 21.2% with an average of 9.9 stem the use of cigarettes per day. The proportion of employees who smoke actively is 33.6 % ranks third most smokers. The amount of tobacco use is increasing but already become common knowledge that smoking is a risk factor of contracting chronic diseases, such as cancer, lung disease and cardiovascular disease. Department of Education is one of the educational institutions that have the duty and function as a regulator of policies in education, both in terms of curriculum, the regulations in the educational environment and others. See the tasks and functions in such a way, the education office can be a center for the control of smoking behavior, especially in an environment of educational institutions. Objective: This study aimed to describe the perceptions and attitudes of employees to smoking cigarettes and hopes to control of the city. Methods: This study was a quantitative descriptive. Samples were Employee Education Office of Yogyakarta some 69 people. Sampling used cluster random sampling technique and simple random sampling. Data obtained by distributing questionnaire of perceptions of cigarettes, attitudes of cigarettes, and expectations of the management board, supported by guidance interview. Data analysis used univariate analysis to determine the distribution, frequency, and percentage. Results: A total of 59 (85.5%) of respondents have an appropriate perception, as many as 59 (85.5%) of respondents have favorable attitudes toward cigarettes, and as many as 66 (95.7%) of respondents have high expectations on the control of cigarettes. Interviews showed that respondents have an appropriate perception and has a supportive attitude toward cigarettes, and has high expectations for controlling smoking. Conclusion: Employee Education Department of the city of Yogyakarta has a corresponding perception and attitudes towards smoking support, and has high expectations for controlling smoking.
Kata Kunci : rokok, persepsi, sikap, harapan, pegawai