Laporkan Masalah

Kesalahan Pembentukan Komposita Nomina dalam Bahasa Jerman oleh Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar

YUSRI, Prof. Dr. I Dewa Putu Wijana, S.U, M.A.

2016 | Tesis | S2 Ilmu Linguistik

Terdapat beberapa tujuan yang akan dicapai dari penelitian ini diantaranya ialah untuk menjelaskan proses pembentukan komposita nomina dalam Bahasa Jerman, untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa program studi pendidikan bahasa Jerman Universitas Negeri Makassar dalam pembentukan komposita nomina serta untuk menjelaskan bentuk- bentuk kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa dalam pembentukan komposita Nomina dalam bahasa Jerman serta faktor- factor penyebab kesalahan tersebut. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis kesalahan berbahasa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni berupa wawancara serta berupa tes pembentukan komposita nomina. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka kita dapat mengklasifikasikan kesalahan- kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa dalam pembentukan komposita nomina bahasa Jerman, diantaranya seperti kesalahan dalam pemilihan artikel, kesalahan dalam penempatan posisi kata dasar dan kata penentu, kesalahan dalam penyerderhanaan verba pada pembentukan komposita yang terdiri atas verba dan nomina, serta kesalahan dalam penggunaan elemen sisipan (Fugenelement). Berdasarkan hasil tes yang telah diberikan dapat disimpulkan bahwa kesalahan yang sering dilakukan oleh mahasiswa adalah kesalahan dalam penggunaan elemen sisipan (Fugenelement) serta kesalahan dalam penyerderhanaan verba pada pembentukan komposita yang terdiri atas verba dan nomina. Berdasarkan beberapa data yang diperoleh, kita juga dapat menyimpulkan bahwa, mahasiswa tidak memahami pembentukan komposita nomina dalam bahasa Jerman khususnya dalam pembentukan komposita yang terdiri atas nomina dan nomina yang menggunakan elemen sisipan serta komposita verba dan nomina. Mahasiswa hanya sekedar mengingat dan mengetahui hasil dari pembentukan komposita tersebut, namun tidak memahami bagaimana cara pembentukan komposita tersebut. Berdasarkan hasil wawancara dengan mahasiswa diperoleh data bahwa kesalahan- kesalahan yang mereka lakukan khususnya baik itu dalam hal penggunaan elemen sisipan, penyederhanaan verba ataupun kesalahan lainnya disebabkan karena mereka berpatokan pada pembentukan komposita nomina yang terdapat dalam bahasa Indonesia. Kecenderungan mahasiswa dalam hal ini yakni mempersamakan unsur-unsur yang ada pada bahasa Jerman dan bahasa Indonesia khususnya dalam hal pembentukan komposita nomina

There are several objectives to be achieved from this study of which is to explain the process of forming nominal composita in German, to describe the ability of students about the process of forming nominal composita in German as well as to explain the forms of errors made by students in formation nominal composita in German as well as factors causes the error. This type of research is a qualitative descriptive study speak fault analysis approach. Data collection techniques used in the form of interviews and tests such as the formation of nominal composita. Analysis of the data used in this research is descriptive qualitative and quantitative descriptive. Based on the results obtained, we can classify the mistakes often made by students in the formation nominal composite in German, such as a mistake in selecting articles, errors in positioning of the basic words and word decisive, errors in verb simplification in the formation of the composita consists of a verb and a noun, as well as errors in the use of insert elements (Fugenelement). Based on the results of tests that have been given it can be concluded that the mistakes often made by students is an error in the use of insert elements (Fugenelement) as well as errors in the formation composita simplification verbs consisting of a verb and a noun. Based on some of the data obtained, we can conclude that, the students do not understand the formation nominal composita in the German language, especially in the formation of composita consisting of nouns and nouns that uses elements of inserts and composita verbs and nouns. Students simply remember and know the results of the composita formation, but does not understand how the composita formation. Based on the results of interviews with the students obtained the data that the mistakes they did particularly well was in use the insertion elements, simplification of verbs or other errors because they relied on the formation of nominal composita contained in Indonesian. The tendency of students in this case that liken the elements that exist in German and Indonesian language, especially in the case of a nominal composita formation

Kata Kunci : Kesalahan Berbahasa, Komposisi, Interferensi, Komposita Nomina dan Bahasa Jerman

  1. S2-2016-370808-abstract.pdf  
  2. S2-2016-370808-bibliography.pdf  
  3. S2-2016-370808-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2016-370808-title.pdf