Laporkan Masalah

STUDI KESEMBUHAN LUKA IRIS DENGAN PEMBERIAN DAUN BINAHONG (Anredera cordifolia) PADA KULIT ANJING (Canis familiaris)

NURUL HAYATI, drh. Agus Budi Santosa, MS.

2016 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWAN

Anjing (Canis familiaris) merupakan salah satu macam hewan yang saat ini banyak dijadikan hewan kesayangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek obat oles dari pemberian daun binahong (Anredera cordifolia). Penelitian ini menggunakan enam ekor anjing, dilakukan dengan membuat tiga luka irisan (A,B, dan C) sepanjang 6 cm pada sisi kiri abdomen secara vertikal. Luka iris kelompok A diberi kloramfenikol (salep kalmicetine), kelompok B diberi daun binahong basah dan kelompok C diberi daun binahong kering. Pengamatan kesembuhan luka dilakukan secara fisik dengan parameter kebengkakan luka, kebasahan luka, kemerahan luka dan pertautan tepi luka. Hasil pengamatan pada luka iris kelompok A (kloramfenikol), kelompok B (binahong basah), dan kelompok C (binahong kering) menunjukkan kebengkakan luka, kemerahan luka, dan kebasahan luka semakin ringan sampai hari kelima, dan pertautan tepi luka mulai menutup pada hari keempat. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian daun binahong memberikan efek yang baik secara fisik dan menunjukkan kesembuhan luka primer sama halnya dengan pemberian kloramfenikol

Dog (Canis familiaris) is one of animals which commonly used as a pet. The purpose of this research was to study the wound healing effect with binahong leaves (Anredera cordifolia). This study used six dogs, which conducted by making three incisions (A, B, and C) with the length of 6 cm at the left side of the abdomen vertically. Chloramphenicol (kalmicetine ointment) was given to group A incision, fresh binahong leaves was given to group B, and dried binahong leaves was given to group C. The observation of the wound healing progress done visually with parameter of swellness, wetness, redness, and the connectivity between the edges of the wound. Observation results on the incision group A (chloramphenicol), group B (fresh binahong), and group C (dried binahong) showed the decreasing of swelling, wetness, and redness until fifth day and the connectivity between the edges of the wound started to cover on the fourth day. The conclusion of this study showed binahong leaves have same good effect and showed primary wound healing as chloramphenicol.

Kata Kunci : anjing, binahong, kesembuhan luka, kloramfenikol

  1. S1-2016-329625-abstract.pdf  
  2. S1-2016-329625-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-329625-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-329625-title.pdf