Laporkan Masalah

Penyajian Distribusi Spasial Kinerja Sistem Irigasi dengan Sistem Informasi Geografi di Daerah Irigasi Simo

AGUSTINUS ADI PERDANA, Murtiningrum, STP, M.Eng; Dr. Ir. Saiful Rochdyanto, MS; Ir. Wisnu Wardana, MS

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK PERTANIAN

Kinerja sistem irigasi perlu dievaluasi untuk upaya peningkatan pelayanan irigasi. Selain itu, evaluasi kinerja sistem irigasi dilakukan sebagai dasar pengambilan keputusan terkait masalah irigasi yang ada. Salah satu cara analisis yang digunakan adalah dengan menggunakan indikator kecukupan indikator yang digunakan adalah kecukupan air. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan evaluasi kinerja sistem irigasi dengan indikator kuceukupan air dan menyajikannya dengan Sistem Inforasi Geografi (SIG) untuk menunjukkan kemerataan pembagian air dengan memperhatikan kerusakan kondisi jaringan irigasi sebagai faktor yang berpengaruh. Penelitian ini dilakukan di Daerah Irigasi Simo, Ponjong, Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil evaluasi kinerja sistem irigasi meunjukkan adanya kekurangan dan kelebihan pasokan air. Hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis kinerja sistem irigasi yang memiliki interval nilai Relative Water Supply (RWS), Relative Irrigation Supply (RIS), dan Koefisien Pengagihan Air (KPA) antara 0,12 �¢ï¿½ï¿½ 2,5; serta nilai efisensi irigasi masih dibawah 75%. Melalui hasil analisis kondisi jaringan irigasi dan penyajian peta nilai RWS, RIS dan KPA menunjukkan bahwa kerusakan saluran irigasi dan bangunan irigasi berpengaruh terhadap kinerja sistem irigasi yang menyebabkan ketidakmerataan pembagian air.

Irrigation system performance is important to be evaluated in order to improve its service. In addition, irrigation system performance evaluation is used as the basis for decision-making related to an existing irrigation problem. Water adequancy is one of indicators for evaluating irrigation performance system. The main objective of this research was to evaluate the performance of irrigation system using adequancy as indicators and geographic information system to demonstrate equity by taking into account the irrigation network conditions as an influentual factor. The research was conducted in Simo Irrigation System which is located in Ponjong, Gunung Kidul, Yogyakarta. Irrigation system performance evaluation results indicated adequancy and inadequancy of water supply. The results of irrigation sytem performance analysis indicate interval value of relative water supply, relative irrigation supply and water distributive coefficient range between 0.12 to 2.5; while the value of irrigation efficiency is still below 75%. Through the analysis of irrigation network condition and maps of RWS, RIS and KPA shows that damage to irrigation canals and irrigation structure affect the performance of irrigation system that lead to inequity in distribution of water.

Kata Kunci : kecukupan air, evaluasi, kinerja, irigasi, sistem informasi geografi

  1. S1-2016-284043-abstract.pdf  
  2. S1-2016-284043-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-284043-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-284043-title.pdf