Politik Kerjasama Keamanan Jepang dan Australia Tahun 2007-2012
ACHDA DARY FARADISA, Dra. Siti Daulah Khoiriati, MA.
2016 | Skripsi | S1 ILMU HUBUNGAN INTERNASIONALSkripsi ini membahas mengenai faktor yang menyebabkan pemerintah Jepang menentukan Australia sebagai partner dalam pembentukan kerjasama keamanan internasional pada tahun 2007. Jepang sebagai negara Asia Timur dengan kemampuan ekonomi yang kuat merasakan sebuah ancaman baru yang muncul pasca Perang dingin karena perubahan struktur internasional dan semakin meningkatnya kekuatan ekonomi dan militer negara tetangganya, Cina. Jepang berupaya untuk melakukan antisipasi kemunginan ancaman yang akan muncul dari sisi Cina di kawasan Asia Pasifik dengan membentuk sebuah kerjasama keamanan baru bersama Australia. Oleh karena itu, skripsi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang membuat Jepang memutuskan untuk memilih Australia sebagai partner kerjasama keamanan yang baru, Japan-Australia Joint Declaration on Security Cooperation. Untuk melihat hal tersebut, penulis menggunakan metode kualitatif dengan landasan konseptual Structural realism serta teori external balancing dan alliance.
This undergraduate thesis discusses the factors that led to the Japanese government determines Australia as a partner in the establishment of international security cooperation in 2007. Japan as the East Asian countries with strong economic ability feels a new threat emerged after the Cold War due to the international structural changes and the increasing economic and military power of its neighbor, China. Japan seeks to anticipate possible related threats that will emerge from the side of China in the Asia-Pacific region by establishing a new security cooperation with Australia. Therefore, this undergraduate thesis aims to determine the factors that made Japan decide to choose Australia as a partner of the new security cooperation, Japan-Australia Joint Declaration on Security Cooperation. To see this, the authors used a qualitative method with the conceptual of Structural Realism and theory of external balancing and alliance.
Kata Kunci : international structure, security, cooperation, Asia-Pacific