Laporkan Masalah

PERSEPSI MASYARAKAT DAN POTENSI REORIENTASI USAHA BERKAITAN DENGAN PEMBANGUNAN BANDARA INTERNASIONAL DI KULON PROGO

AFWAN ANANTYA PRIANGGORO, Dr. Andri Kurniawan, M.Si.

2016 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Rencana pembangunan bandara Internasional di Kulon Progo tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 1 tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Kulon Progo. Namun dalam pelaksanaanya, proses perencanaan pembangunan bandara masih menimbulkan pro dan kontra. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk a) mengetahui perkembangan rencana pembangunan bandara internasional di Kulon Progo, b) mengetahui persepsi masyarakat tentang rencana dibangunnya Bandara Internasional di Kulon Progo, c) mengetahui potensi reorientasi usaha masyarakat di sekitar bandara, d) mengetahui program pemerintah berkaitan dengan rencana pengembangan usaha masyarakat sekitar calon lokasi bandara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara untuk keyperson, serta menggunakan kuesioner untuk responden dengan jumlah 90 orang sampel yang dibagi ke dalam tiga zona penelitian. Data yang diperoleh diolah menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pembangunan bandara pada tahap inventarisasi pemberian ganti rugi tanah terhadap warga terdampak langsung. Izin penentuan lahan dalam bentuk peta lokasi bandara telah terbentuk. Sesuai rencana yang ada, tahun 2016 pembangunan secara fisik bandara akan dimulai. Sementara itu, persepsi masyarakat menunjukkan bahwa 76% responden memiliki persepsi positif terhadap rencana pembangunan bandara. Dalam hal persepsi pembangunan maupun persepsi usaha, Zona I dan Zona II memiliki kecenderungan persepsi yang tinggi dibandingkan dengan Zona III. Berkaitan dengan minat usaha masyarakat pasca bandara terbangun, 67% masyarakat memiliki minat usaha rendah dalam membuat usaha baru. Potensi reorientasi usaha masyarakat tergolong rendah pada responden dengan pekerjaan petani dan pegawai negeri. Adapun potensi usaha paling tinggi apabila terjadi reorientasi usaha ialah jenis usaha berupa warung, toko kelontong, dan sebagainya. Dari sisi stakeholder, pemerintah berkomitmen untuk terus mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam rangka pengembangan usaha pasca bandara nanti terbangun.

International airport development plan in Kulon Progo been stated in local regulations Number 1 of 2012 on RTRW Kulon Progo. In its implementation, the development process of the airport still raises the pros and cons. Therefore, this research aims a) to determine the development of the airport plan in Kulon Progo, b) to know the perception of the surrounding people to development plans, c) to determine the potential reorientation of the business people after the airport was built, d) to determine the government participation to accommodate the needs of people related to business development. This research is using quantitative methods. Data were collected through in-depth interviews with key persons, and using questionnaires for the respondent. To measure the public perception using data collection technique questionnaires for 90 samples were divided into three study zones, and then processed using SPSS software. The results showed that the airport development process is in the phase of giving compensation to the resident who directly affected airports development. The Permit of determination land of the airport has been formed, and according to the plan that in 2016 the airport's physical development will be beginning. Meanwhile, the public perception of the airport development plan shows that 76% of respondents have a positive perception of the airport development plan. In terms of development perception and business perception, zones I and zones II have a high tendency perception than the zones III. Relating to the business interests of society after the airport have been built, 67% of people still have a low interest in creating new businesses. Society has an interest in the type of business like small shop, grocery stores, and the others. The government is committed to continuously accommodate the needs of people in order to business development after the airport has been built.

Kata Kunci : Persepsi, Potensi Usaha, Bandara, Kulon Progo

  1. S1-2016-312674-abstract.pdf  
  2. S1-2016-312674-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-312674-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-312674-title.pdf