FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRES PADA PASIEN YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DI RS BETHESDA YOGYAKARTA
RIZKI SAPUTRI, Rosa Delima Ekwantini, S. Kp., M. Kes;Dr. Ibrahim Rahmat, S.Kp., S,Pd., M.Kes
2016 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang : Jumlah penderita gagal ginjal kronik di Indonesia semakin meningkat. Pengobatan digunakan atau dipilih sebagian besar pasien yaitu hemodialisa. Di antara masalah-masalah psikosoial yang ada, dapat muncul salah satunya adalah stres. Penelitian sebelumnya di Iran menyebutkan bahwa usia, jenis kelamin, status pernikahan, pendidikan, pekerjaan mempengaruhi stres, sedangkan di Taiwan hanya usia dan jenis kelamin yang mempengaruhi stres. Indonesia memiliki budaya yang berbeda yang akan menyebabkan perbedaan faktor- faktor yang mempengaruhi stres pada pasien hemodialisa. Tujuan: Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi stres pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa di RS Bethesda Yogyakarta. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilaksanakan pada 29 September sampai 2 Oktober 2015 dengan subjek penelitian sebanyak 72 orang. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisi regresi logistik. Hasil: Hasil analisis menunjukkan faktor usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, frekuensi hemodialisa, dan tingkat pengetahuan tidak mempengaruhi stres pada pasien hemodialisa karena memiliki nilai p lebih dari 0,05. Hasil analisis regresi logistik faktor-faktor yang mempengaruhi stres adalah status ekonomi dan lama menjalani hemodialisa karena memiliki nilai p kurang dari 0,05. Lama hemodialisa memiliki p value terkecil sehingga merupakan faktor yang paling mempengaruhi stres. Kesimpulan: Status ekonomi dan lama menjalani hemodialisa adalah faktor yang mempengaruhi stres yang dialami pasien di RS Bethesda Yogyakrata dengan faktor yang paling dominan adalah lama menjalani HD, sehingga diharapkan faktor tesebut dapat menjadi perhatian bagi keluarga maupun tenaga kesehatan
Background : The number of patients of chronic kidney failure in Indonesia has increased. The most elected therapy for chronic kidney failure is hemodialysis. One of psychosocial problems in hemodialysis is stress. Previous studies in Iran states that age , sex , married status, and education can affect stress meanwhile in Taiwan only age factor and sex factor who can affect stress in hemodialysis patients. Indonesia has different culture that can make difference stress factors in hemodialysis patients. Objective: Recognize the factors that affecting the stress in hemodialysis patient at Bethesda Hospital Yogyakarta. Method: This research used is descriptive analistic with a cross sectional study design. The data carried out on september 29 to 2 october 2015. The number of sample was 72 responden. This research is use analysis regression logistic.s Result: The bivariate result showed that age factor, gender, education level, hemdodialysis frequency, and knowledge level do not affect stress in hemodialysis patients. Factors that affects stress is economic status and long of hemodialysis therapy because it has value p less than 0.05.Long of hemodialysis factor is the most dominant factors that affects stress because long of hemodialysis having the smallest p value. Conclusion: This research conclude that economic status and long of hemodialysis are the factor that affects stress in hemodialysis patient at Bethesda Hospital Yogyakrata and the most dominant factor was long of hemodialysis , and hopefully factors seemed can be attention for families and health worker
Kata Kunci : hemodialisa, stres, faktor yang mempengaruhi stres