PEMETAAN SITUASI DUSUN GULEN DAN DUSUN BANARAN DESA BANYURIPAN KECAMATAN BAYAT KABUPATEN KLATEN PROPINSI JAWA TENGAH
WIDYA AYU A, Yulaikhah, ST. MT.
2016 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK GEOMATIKA SVSalah satu ilmu bidang kebumian yang mempelajari pemetaan adalah Diploma 3 Teknik Geomatika. Lulusan dari program studi ini diharapkan memiliki kompetensi yang baik terutama dalam praktek di lapangan yang lebih unggul. Untuk menunjang kompetensi tersebut maka perlu dilaksanakannya Praktek Kerja Lapangan. Praktek ini akan meningkatkan pengetahuan dari pengaplikasian pekerjaan secara langsung di lapangan. Praktek Kerja Lapangan ini dilaksanakan di Desa Banyuripan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Pelaksanaannya terdiri dari dua tahap yaitu pekerjaan lapangan dan pekerjaan studio. Pekerjaan Lapangan meliputi orientasi lapangan, dan pengukuran Kerangka Kontrol Horizontal, Kerangka Kontrol Vertikal dan detil, sedangkan untuk pekerjaan studio yaitu pengolahan data pengukuran hingga proses penggambaran peta menggunakan aplikasi pemetaan. Hasil dari Kerangka Kontrol Horizontal meliputi kesalahan penutup sudut (fs) = 11.35 detik dan kesalahan liner (fl) = 1:34115.6376, sedangkan hasil dari Kerangka Kontrol Vertikal menghasilkan kesalahan penutup beda tinggi = +4mm. Sehingga hasil hitungan Kerangka Kontrol Horizontal dan Kerangka Kontrol Vertikal memenuhi toleransi. Persentase hasil uji tinggi = 72,22% dan persentase hasil uji jarak = 84%, dari hasil tersebut untuk uji peta tinggi dan jarak tidak memenuhi toleransi.
One of the fields of earth sciences which is relying on the mapping is Diploma 3Geomatic Engineering. The student of this study program is expected to have a good competence in the mapping should be conducted. To support these competencies, Job Training is beneficial. This practice will improve the knowledge of the work application directly in the field. Job Training was held in the Banyuripan village, Bayat sub-district, Klaten district, Central Java Province. The implementation consists of two stages: field work and studio work. Field work stage included orientation, measurements of Horizontal Control Framework, measurements of Vertical Control Framework, and detail, whereas for studio work that is processing the measurement data to the depiction of the map using a mapping application. Results of Horizontal Control Framework includes errors of angle (fs)= 11:35 seconds and liner accuracy (fl) = 1: 34115.6376, while the results of the Vertical Control Framework cover height difference error = + 4mm. So the result of Horizontal Control Framework and Vertical Control Framework meet tolerances. Based on the fields test 72,22% of planimetric object and 84% of spotheight sample meet the field measurement so it can be concluded that it did not meet tolerance stated in the TOR.
Kata Kunci : Surveying and Mapping, Final Project, Situation Map