Laporkan Masalah

PERUBAHAN PEKERJAAN WANITA DAN IMPLIKASI SOSIAL DI DAERAH PARIWISATA RELIGIUS PANTAI NGOBARAN, DESA KANIGORO, KECAMATAN SAPTOSARI, GUNUNGKIDUL

ELIZABETH GRACE S, SOEPRAPTO, Drs., S.U.

2016 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Pantai Ngobaran yang terletak di Desa Kanigoro, Kecamatan Saptosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu pantai yang mulai banyak diminati wisatawan. Bertambahnya jumlah pengunjung dari waktu ke waktu memicu munculnya peluang lapangan pekerjaan. Masyarakat yang sebagian besar mempunyai mata pencaharian di bidang pertanian kini sedikit demi sedikit beralih menjadi pedagang di Pantai Ngobaran. Sebagian besar pedagang di Pantai Ngobaran adalah wanita. Dengan beralihnya pekerjaan menjadi wanita pedagang tersebut tentu terdapat hal-hal yang berubah baik dalam urusan rumah tangga maupun pekerjaan. Berdasarkan hal tersebut, maka permasalahan penelitiannya adalah bagaimana perubahan pekerjaan dan implikasi sosial terhadap wanita di daerah pariwisata religius Pantai Ngobaran? Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan, wawancara mendalam, sumber tertulis, dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Informan penelitian yaitu tokoh masyarakat, juru kunci Pantai Ngobaran, dan wanita pedagang yang dikelompokkan menjadi dua yaitu pedagang tetap dan pedagang tidak tetap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita pedagang, baik pedagang tetap maupun pedagang tidak tetap, mempunyai pendapatan yang jauh lebih baik dibandingkan pekerjaan sebelumnya dan bermanfaat bagi peningkatan kehidupan ekonomi keluarga. Wanita pedagang cenderung lebih mandiri dan tidak bergantung pada suaminya. Walaupun wanita pedagang turut mencari nafkah bagi keluarga namun mereka mampu menyeimbangkan kegiatan rumah tangga dan pekerjaannya karena kini jam kerja mereka lebih fleksibel dibandingkan sebelumnya. Wanita pedagang tidak lagi mementingkan kegiatan sosial tetapi lebih memberi perhatian pada kegiatan ekonominya. Kata kunci: perubahan sosial, wanita, pariwisata, Pantai Ngobaran

Ngobaran Beach located in Yogyakarta is one of many beaches that attract tourists. The increase of visitors from time to time triggers opportunitties for a new job. People who mostly work in agriculture is now turn become a seller in Ngobaran beach. Most seller in Ngobaran Beach is a woman. The shift of profession into seller women make change both in the domestic activities and work. Based on that, the research question is how changes in profession and social implication of women in the area of religious tourism Ngobaran Beach? This research using qualitative method with descriptive approach. Data collected by observation, interviews, written sources, and documentation. Data analysis technicques is data collection, data reduction, data presentation, and conclusion. The informants are community leaders, caretaker of Ngobaran Beach, and seller women which divided into two categories, a seller women who have permanent building and a seller women who don’t have permanent building. The results shows that seller women, both categories, have a better income than their previous work and have benefit for the improvement of the economic life of the family. Seller women tend to be more independent and not rely on her husband. Although seller women working for the family, but they were able to balance the domestic activities and work because their working hours are more flexible than before. Seller women are no longer concerned with social activities but rather pay attention to the economic activities. Key words: social change, women, tourism, Ngobaran Beach

Kata Kunci : perubahan sosial, wanita, pariwisata, Pantai Ngobaran / social change, women, tourism, Ngobaran Beach