Laporkan Masalah

Sintesis Ni/Al2O3-Bentonit dan Aplikasinya untuk Hirorengkah Katalitik Minyak Biji Nyamplung (Calophyllum Inophillum Linn) Menjadi Biofuel

ASIH TRI MARINI, Prof. Dr. Karna Wijaya, M. Eng.

2016 | Skripsi | S1 KIMIA

Telah dilakukan penelitian pembuatan biofuel minyak biji nyamplung melalui reaksi hidrorengkah katalitik menggunakan katalis Ni/Al2O3-bentonit. Bentonit mula-mula diaktivasi dengan HF 1% dilanjutkan dengan H2SO4 0,5 M, kemudian bentonit teraktivasi di pilarkan dengan Al2O3, langkah terakhir pada proses sintesis katalis adalah impregnasi logam Ni kedalam Al2O3-bentonit menjadi Ni/ Al2O3-bentonite. Sifat fisikokimiawi material tersebut di analisis menggunakan FTIR, XRD, XRF, TEM, analisis luas permukaan BET, dan uji keasaman dengan adsorbsi ammonia. Aplikasi material sebagai katalis pada proses hidrorengkah minyak biji nyamplung menghasilkan biofuel sebagai produk akhir. Hasil hidrorengkah ditampung dan dianalisis menggunakan GC-MS. Hasil peneltian menunjukkan bahwa nilai keasaman, persentase Al, Si, Ni, basal spacing, luas permukaan spesifik, rerata jejari pori dan volume total pori H/bentonit berturut-turut sebesar 64,62 mmol/g, 8,2% Al, 47,9%, Si, 0,20% Ni, 13,058 Amstrong, 79,078 m2/g, 88,9709 Amstrong dan 0.1759 Amstrong cc/g. Hasil pilarisasi dengan Al2O3 meningkatkan basal spacing bentonit menjadi 17,064 Amstrong. Proses pilarisasi dilanjutkan impregnasi logam Ni meningkatkann nilai keasaman bentonit, Al2O3-bentonite, basal spacing, dan rerata jejari pori bertutut-turut sebesar 64,89 mmol/g, 12% Al, 49,7% Si, 13,3% Ni, 23,417 Amstrong dan 140,563 Amstrong. Proses fisikokimia yang dilakukan juga mengakibatkan penurunkan luas permukaan spesifik dan volume total pori bentonit yaitu sebesar 37,630 m2/g dan 0.1322 Amstrong cc/g. Hasil GC-MS menunjukkan proses hidrorengkah menghasilkan produk cair (biofuel ) yang mengandung senyawa hidrokarbon dengan panjang rantai C5-C20. Produk hidrorengkah menggunakan katalis H/bentonit dan Ni/Al2O3-bentonit menghasilkan rendemen biofuel fraksi biogasolin sebesar 39,83% dan 60,37%.

Hydrocracking of nyamplung seed oil into biofuel using Ni/Al2O3-bentonite as the catalyst has been conducted. Bentonite was initially activated using HF 1% and H2SO4 0.5 M, after that the activated bentonite was pillarized with Al2O3, the last step of calatyst synthesis process was impregnation of Ni into Al2O3-bentonite to be Ni/Al2O3-bentonite. The material then was analyzed its physico-chemical properties by FTIR, XRD, XRF, BET surface area analyzer methode, TEM, and ammonia adsorbtion. Application of the material as catalyst of nyamplung seed oil hydrocracking process produced biofuel as end product. Product of nyamplung seed oil hydrocracking process was analized by GC-MS. The results of analyzes show that the acidity, Al, Si and Ni percentage, basal spacing, surface area, average pore size and total volume pore of bentonite were 64.62 mmol/g, 8.2% Al, 47.9%, Si, 0.20% Ni, 13.058 Amstrong, 79.078 m2/g, 88.9709 Amstrong dan 0.1759 Amstrong cc/g, respectively. Intercalation by using Al2O3 increased the basal spacing of bentonite into 17.064 Amstrong. Intercalation and impregnation process increasing the acidity, Al, Si and Ni percentage, basal spacing and average pore size of bentonite in amount 64.89 mmol/g, 12% Al, 49.7% Si, 13.3% Ni, 23.417 Amstrong and 140.563 Amstrong. Physico-chemical treatment also caused the surface area and total volume pore were decreased into 37.630 m2/g and 0.1322 Amstrong cc/g. The result of GC-MS analyzer data shows that hydrocracking nyamplung seed oil process produced hydrocarbon with number of carbon chain between C5-C20. Hydrocracking nyamplung seed oil process catalyzed using H/bentonit and Ni/Al2O3-bentonite produce biofuel with 39.83% and 60.37% biogasoline yield.

Kata Kunci : Ni/Al2O3-bentonit, biofuel , hidrorengkah minyak nyamplung, pemilaran, impregnasi.

  1. S1-2016-317065-abstract.pdf  
  2. S1-2016-317065-bibliography.pdf  
  3. S1-2016-317065-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2016-317065-title.pdf