The Impact of ownership structure on corporate debt and dividend policies :: An agency perspective
ARITEJO, Bayu Aji, Dra. Sri Handaru Yuliati, MBA
2002 | Tesis | Magister ManajemenIl'eori keugenun menyadari bahwa oleh karena para pemegang saham tersebar dan mempunyai portofolio yang terdiversifikasi, mereka mendelegasikan pengambilan keputusan keuangan dan keputusan lain pada manajer perusahaan. Namun demikian, manajer perusahaan mungkin mempunyai tujuan pribadi yang berseberangan dengan maksimisasi kesejahteraan pemegang saham, sehingga timbul adanya konflik kepentingan. Biuyu keugenun ekuitas timbul ketika manajer tidak berusaha untuk memaksimalkan nilai perusahaan; dan pemegang saham mengeluarkan biaya untuk mengawasi dan mempengaruhi tindakan manajer. Teori keagenan mengusulkan berbagai cara untuk menurunkan biaya keagenan ekuitas. Dari mekanisme-mekanisme tersebut, kebijukun keuungun dalam bentuk hutang dan dividen dapat menurunkan biaya keagenan ekuitas dengan membatasi aliran kas perusahaan. Pada beberapa penelitian keagenan, struktur kepc~niiliktin perusahaan dalam bentuk kepemilikm insider, kepmilikun instilusionul, dan penyeburun pcmegung sulium juga dianggap sebagai determinan dari biaya keagenan ekuitas. Literatur keagenan menemukan adanya hubungan substitusi dan penetapan secara simultan dari berbagai mekanisme penurun biaya keagenan. Berbagai literatur teori keagenan mengusulkan adanya keterkaitan antara kebijakan keuangan dan struktur kepemilikan perusahaan. Penelitian mengenai struktur kepemilikan dan kebij akan keuangan mengasumsikan bahwa hubugnan kausalitas terjadi dari struktur kepemilikan terhadap kebijakan keuangan. Penelitian ini berusaha untuk menyelidiki pengaruh struktur kepemili kan terhadap kebij akan hutang dan dividen perusahaan, sekaligus menguji hubungan subsiitusi antara kedua kebijakan tersebut pada perusahaan manufaktur di Indonesia. Penelitian ini menemukan bahwa kepemilikan insider dan institusional berpengaruh negatif secara signifikan terhadap rasio leverage, sedangkan penyebaran pemegang saham juga berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap rasio leverage. Penelitian ini juga menemukan bahwa kepemilikan insider berpengaruh positif secara signifikan terhadap rasio pembayaran dividen, sedangkan kepemilikan institusional dan penyebaran pemegang saham juga berpengaruh positif namun tidak signifi kan tcrhadap rasio pcnibayaran dividcn pcrusahaan. Akhirnya penelitian ini menemukan bahwa terdapat hubungan interdependensi antara rasio leverage dan rasio pembayaran dividen, yang inenunjukkan adanya hubungan substitusi antara kedua mekanisme tersebut
Agency theory recognizes that because common stockholders are dispersed and hold diversified portfolios, they delegate financial and other decision making to corporate inanagcrs I lowcvcr, inanagcrs may haw personal goals that compete with shareholders’ wealth maximization, and such conflicts of interest are addresed by agency theory. l!‘qui/.y ugency costs are incurred when managers do not attempt to maximize firm value; and stockholders incur costs to monitor the managers and influence their action. Agency theory suggests several ways to mitigate equity agency costs. Among those mechanisms, financial policies in the form of debt and dividends may reduce equity agency costs by “bonding†the free cash flow. In many agency studies, ownership structure of the firm in the form of insider ownershp, institutional ownership, and stockholder dispersion can also considered as the determinants of equity agency costs. Extant literature about agency theory suggcst , ~ ~ i b , ~ / / / z ~ / ~anidb /sl i/m/ }ui ltaneous determination of several of the agency-conflict-reducing mechanisms. Extant literature about agency theory suggest links between financial policy and ownership structure of the firm. Studies of ownership structure and financial policy assume that any causality among these choices runs from ownership structure to financial policy. This research tries to examine the impact of ownership structure on corporate debt and dividend policies as well as the substitutability between these two financial policies in Indonesian manufacturing firms. This research finds that insider ownership and institutional ownership have negative and significant impact on leverage ratio, while stockholder dispersion has a negative but unsignificant coefficient. This research also finds that insider ownership has a positive and significant impact on dividend payout ratio, while institutional ownership and stockholder dispersion have positive but unsignificant coefficient. Finally, this research finds that there is an interrelationship between leverage ratio and dividend payout ratio, representing substitability between the two mechanisms.
Kata Kunci : Keagenan,Kepemilikan Insider dan Institusional,Pembayaran Dividen, agency theory, equity agency costs, Jinancial policies, debt, dividends, ownershlp structure, insider ownership, institutional ownersh p, stockholder dispersion, substitutability