Perlindungan Hukum Bagi Pendesain Batik Kayu di Sentra Kerajinan Batik Kayu Krebet Yogyakarta
DIAH AYU OVALIA, Prof. Dr. Sulistiowati, S.H., M. Hum
2016 | Skripsi | S1 ILMU HUKUMPenulisan ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan hukum bagi para pendesain batik kayu dan untuk mengetahui bentuk pelaksanaan perlindungan hukum bagi para pendesain. Jenis penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan pendekatan yuridis empiris sehingga penelitian ini akan menggambarkan fakta berkaitan dengan perilaku masyarakat yang terdapat dari lokasi penelitian lapangan. Hasil dari penelitian di lapangan menunjukkan bahwa kerajinan batik kayu merupakan objek perlindungan UU No. 31 Tahun 2000 dan pendesain batik kayu tersebut merupakan pendesain yang mempunyai hak desain industri, namun kenyataannya pendesain di Krebet tidak mendaftarkan desain produknya sesuai amanat UU No. 31 tahun 2000, sehingga perlindungan hukum sebagaimana UU No. 31 tahun 2000 belum dapat dilaksanakan. Namun terhadap peniruan desain produk yang tdak didaftarkan, dapat dilindungi dengan Pasal 1365 KUHPerdata tentang perbuatan melawan hukum. Pemerintah daerah telah berusaha melakukan tindakan-tindakan untuk membantu untuk memperoleh sertifikat hak atas kekayaan intelektual. Berbagai upaya bantuan fasilitas tersebut belum memberikan kesadaran pendesain di Krebet untuk memberikan alas hak perlindungan desain batik kayu dari peniruan.
This research aim to determine the legal position for the designer of wooden batik and to investigate the implementation of legal protection for the designer. This type of research is a descriptive with empirical juridical methode, so this research will describe the facts relating to the behavior of people who are in the research sites. The result of this study indicate that the craft of wooden batik is the object of protection in UU No.31 Tahun 2000. According to the act, wooden batik designer has the right of industrial design, but in fact the designer in Krebet not registered their design of the product in accordance the acts. Therefore, UU No. 31 Tahun 2000 can not protecting their rights. However, plagiarism action against unregistered design can be sued by article 1365 of KUHPerdata. The local governmentshas been trying to help the designer to obtain the a certificate of intellectual property rights. But, these efforts have not managed to make understand the designer in Krebet about the importance of intellectual property rights.
Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Pendesain, Batik Kayu, Krebet