Laporkan Masalah

Analisis Kapasitas dan Kinerja Ruas Jalan Asri Kemuning - Jalan Wirata Sleman

SUSAN ARIADI PUTRI, Suwardo.ST.,MT.Ph.d

2016 | Tugas Akhir | D3 TEKNIK SIPIL

Keberadaan sarana transportasi menjadi pilihan utama dibandingkan dengan yang lainnya, karena jalan masih dipandang mempunyai aksebilitas dan mobilitas. Dalam perencanaan jalan raya harus direncanakan dengan cermat, sehingga tidak menimbulkan akses yang buruk, contohnya kemacetan lalulintas. Segmen jalan perkotaan/semi-perkotaan mempunyai perkembangan secara dinamis dan terus menerus sepanjang jalan. Untuk mengetahui kemampuan jalankemampuan suatu ruas jalan diperlukan survei lalulintas meliputi perhitungan volume kendaraan, pencatat waktu tempuh serta perilaku kendaraan. Dari data survei lalulintas digunakan untuk menghitung kapasitas jalan. Tugas akhir ini membahas kapasitas dan kinerja ruas Jalan Asri Kemuning-Jalan Wirata Sleman, penelitian dilakukan pada hari Senin 19 Februari 2015 didapat arus lalulintas tiap-tiap jam puncak yaitu setiap pagi hari jam 06.25-07.25 WIB sebesar 1085,5 smp/jam dan sore hari jam 17.00-18.00 WIB sebesar 2806,1 smp/jam. Kinerja yang terjadi di Jalan Asri Kemuning-Jalan Wirata Sleman masih baik dengan nilai derajat kejenuhan pada pagi hari sebesar 0,31 dan sore hari sebesar 1,00 sehingga tidak diperlukan perbaikan jalan. Dari hasil Grafik model Greenshield didapat kecepatan maksimum sebesar 48,17 km/jam, kerapatan maksimum sebesar 109,50 smp/jam, kapasitas maksimum sebesar 2392,1 smp/jam. Berdasarkan dari data kabupaten Sleman jumlah penduduknya sekitar 1.125.369 jiwa. Kata kunci : Kapasitas, volume lalulintas, kerapatan, kecepatan, derajat kejenuhan, Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI 1997), Greenshield.

The existence of means of transportation become the primary choice than others, because the road is still seen as having accessibility and mobility. In the planning of the highway must be planned carefully, so as not to cause poor access, for example traffic jams. The segment of street-urban / semi-urban development has dynamically and continuously along the way. To determine the ability of a road section required jalankemampuan survey covers the calculation of the volume of vehicle traffic, travel time recording and vehicle behavior. From the survey data used to calculate the traffic capacity of the road. This thesis explores the capacity and performance Myrtle Asri Jalan - Jalan Virata Sleman, research conducted on Monday, February 19, 2015 obtained traffic flow each morning peak hour is every day at 6:25 to 7:25 pm at 1085.5 pcu / hour and afternoon day at 17:00-18:00 pm at 2806.1 pcu / hour. The performance took place in the Myrtle Street Asri Kemuning - Wirata Sleman still well with the degree of saturation in the morning and afternoon at 0.31 by 1.00 so it is not necessary roadwork. From the results obtained graph models Greenshield maximum speed of 48.17 km / hour, the maximum density of 109.50 pcu / hour, the maximum capacity of 2392.1 pcu / hour. Based on data from Sleman population of about 1,125,369 inhabitants. Keywords: capacity, traffic volume, density, speed, degree of saturation, Indonesian Highway Capacity Manual (MKJI 1997), Greenshiel.

Kata Kunci : Susan,Ariadi