SIKAP DAN KEPATUHAN KARYAWAN TERHADAP PENERAPAN KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI PT. KALTIM PRIMA COAL
INTAN DEWI RAMADHANI, Dra. RA Yayi Suryo Prabandari, M.Si. Ph.D; Purwanta, S.Kp., M.Kes
2016 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANLatar Belakang: Penetapan adanya kawasan tanpa rokok merupakan salah satu upaya penyelenggaraan pengamanan rokok bagi kesehatan. Di Kalimantan Timur sudah ada peraturan mengenai kawasan tanpa rokok. Pada Januari 2014, manajemen PT. Kaltim Prima Coal (KPC) meningkatkan komitmen dan meluncurkan program berhenti merokok yang lebih agresif dengan target membuat seluruh wilayah PT. KPC dan semua fasilitasnya bebas dari kegiatan merokok. Tujuan Penelitian: Mengetahui gambaran sikap dan kepatuhan karyawan terhadap penerapan kebijakan kawasan tanpa rokok di PT. KPC. Mengetahui ada tidaknya hubungan antara sikap dengan kepatuhan karyawan terhadap penerapan kebijakan kawasan tanpa rokok di PT. KPC. Metode: Sampel penelitian ini adalah karyawan PT. KPC yang berjumlah 404 orang. Pengambilan sampel menggunakan multi-stage sampling. Instrumen yang digunakan berbentuk kuesioner. Analisis data menggunakan uji statistik dan analisis bivariabel dengan menggunakan uji chi-square test. Hasil: Sebanyak 216 (53,5%) responden memberikan sikap mendukung. Kemudian untuk responden perokok, sebanyak 64 (59,3%) responden mematuhi kebijakan kawasan tanpa rokok di PT. KPC. Terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan kepatuhan responden perokok terhadap penerapan kebijakan kawasan tanpa rokok ( p value < 0,003) Kesimpulan: Sebagian besar karyawan memiliki sikap mendukung dan patuh terhadap kebijakan kawasan tanpa rokok di PT. KPC. Terdapat hubungan yang bermakna antara sikap dengan kepatuhan karyawan terhadap kawasan tanpa rokok di PT. KPC
Background: The establishment of the smoke-free area is one of the implementation efforts for health and safety from cigarette. East Kalimantan has the regulation regarding smoke-free area. In January 2014, the management of PT. Kaltim Prima Coal (KPC) increased the commitment and launched a smoking cessation program more aggressive with the target to make all areas of PT. KPC and all the facilities free from smoking activity. Objective: This research aims to find out worker's attitudes and compliance toward smoke-free policy implementation in PT. KPC and knowing any relationship between worker's attitudes with compliance toward smoke-free policy implementation in PT. KPC. Methods: Samples were employees of PT. KPC totaling 404 people. Samples were taken using multi-stage sampling. Instruments used in the form of a questionnaire. Analysis data use statistical tests and analysis bivariate use chi-square test. Results: A total of 216 (53.5%) of respondents give supportive attitude. Then for smoker respondents, a total of 64 (59.3%) of respondents comply with smoke-free policy implementation in PT. KPC. There was a significant relationship between smoker's attitudes with compliance toward smoke-free policy implementation (p value <0.003). Conclusion: Most employees have a supportive attitude and compliant to the smoke-free policy implementation in PT. KPC. Indeed, smoker's attitudes related to compliance toward smoke-free policy implementation in PT. KPC.
Kata Kunci : merokok, kebijakan kawasan tanpa rokok, sikap, kepatuhan, smoking, smoke-free policy, attitude, compliance