Laporkan Masalah

ESTIMASI NILAI HERITABILITAS UKURAN TUBUH SAPI PERANAKAN ONGOLE PADA SAAT LAHIR DI SATKER SUMBEREJO KALIWUNGU KENDAL JAWA TENGAH

DARA NINGGAR, Dyah Maharani, S.Pt., MP., Ph.D.; Prof. Dr. Ir. Nono Ngadiyono, MS.

2016 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Sapi Peranakan Ongole (PO) merupakan ternak penghasil daging yang mempunyai potensi besar untuk dikembangkan karena daya adaptasi iklim tropis yang tinggi, tahan terhadap panas, disamping itu juga menunjukkan toleransi yang baik terhadap pakan yang mengandung serat kasar tinggi. Salah satu usaha peningkatan produktivitas ternak sapi Peranakan Ongole (PO) adalah dengan peningkatan mutu genetik, salah satunya dengan melakukan seleksi. Dasar untuk melakukan seleksi memerlukan informasi tentang parameter genetik beberapa sifat penting dari ternak, salah satunya nilai heritabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai heritabilitas ukuran tubuh sapi Peranakan Ongole (PO) di Satker Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah catatan ukuran tubuh meliputi panjang badan, tinggi gumba dan lingkar dada pada saat lahir dari tahun 2012 sampai tahun 2015. Data ukuran tubuh lahir di analisis untuk mendeskripsikan nilai rata-rata ukuran tubuh lahir. Estimasi nilai heritabilitas dihitung menggunakan metode korelasi saudara tiri sebapak (Paternal half sib correlations) dengan analisis variansi rancangan acak lengkap pola searah (Completely Randomized Design One Way Classification). Hasil perhitungan menunjukkan rata-rata panjang badan, tinggi gumba dan lingkar dada saat lahir berturut-turut sebesar 60,90 ± 0,56 cm; 75,32 ± 0,25 cm; dan 67,43 ± 0,34 cm. Hasil estimasi nilai heritabilitas untuk panjang badan, tinggi gumba dan lingkar dada secara berturut-turut adalah 0,31 ± 0,28; 0,29 ± 0,27; dan 0,80 ± 0,35. Hasil estimasi nilai heritabilitas dapat disimpulkan bahwa nilai heritabilitas ukuran tubuh pada saat lahir di Satker Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Jawa Tengah bernilai sedang sampai tinggi.

Ongole Crossbreed cattle is a beef cattle that has great potential to be developed because of high adaptability to the tropical climate, heat resistance, and also it showed good tolerance to feed containing a high crude fiber. Selection is one of a great way to increase genetic quality of animals. Genetic parameter data are required for selection process. One of genetic parameters is heritability. Therefore, heritability is important. The aim of this research was to determine the heritability of body size that consist of body length, withers height and chest girth of Ongole Crossbreed cattle in Satker Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Central Java. The data were used in this study was the records of Ongole Crossbreed cattle body size at birth from 2012 to 2015. Data of body size at birth were analyzed to describe the value of the average body size at birth. The estimastion of heritability was calculated by using Paternal Halfsib Correlations with Completely Randomized Design One Way Classification. The estimation of heritability for body size, withers height and chest girth were 0.31 ± 0.28; 0.29 ± 0.27; and 0.80 ± 0.35, respectively. In conclusion, the estimation of heritability for body size at birth was categorized as moderate to high in Satker Sumberejo, Kaliwungu, Kendal, Central Java.

Kata Kunci : Sapi Peranakan Ongole, Heritabilitas, Ukuran tubuh