PERSEPSI PERAWAT PUSKESMAS TENTANG PELAYANAN PALIATIF DI KABUPATEN BANTUL, YOGYAKARTA
NOVI ROHMAWATI, Martina Sinta Kristanti, S.Kep., Ns., M.N; Sri Setiyarini, S.Kp., M.Kes; dr. Probosuseno, Sp.PD-K.Ger
2016 | Skripsi | ILMU KEPERAWATANPendahuluan : Prevalensi kanker di Yogyakarta salah satu tertinggi di Indonesia mengindikasikan kebutuhan perawatan paliatif yang tinggi. Perawatan paliatif yang berkualitas dapat dilihat dari faktor tenaga kesehatan yaitu perawat. Persepsi perawat yang baik dapat memberikan perawatan paliatif yang optimal. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai persepsi perawat puskesmas dalam memberikan perawatan paliatif yang dilihat dari empat faktor yaitu pemahaman, macam-macam tindakan, faktor-faktor yang mempengaruhi dan batasan perawatan di komunitas. Metode : Penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Populasi penelitian ini adalah perawat puskesmas Kabupaten Bantul Yogyakarta (n=267), sampel (n=24) didapatkan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan teknik Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara mendalam. Data dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil : Gambaran persepsi perawat puskesmas di Kabupaten Bantul dalam melakukan perawatan paliatif dihasilkan empat tema yaitu (1) Pemahaman paliatif perawat, (2) Macam-macam tindakan paliatif, (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi perawatan paliatif, (4) Batasan perawatan paliatif di komunitas. Kesimpulan : Penelitian ini menunjukkan bahwa persepsi perawat mengenai perawatan belum baik. Banyak perawat yang belum mengetahui teori perawatan paliatif namum melaksanakan tindakan. Hal tersebut menjadi perhatian bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul untuk meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan di daerah kerjanya dengan mengikuti seminar dan/atau pelatihan paliatif.
Introduction: the prevalence of cancer in Yogyakarta, one of the highest in Indonesia indicate palliative care needs. Quality palliative care can be seen from the health workforce factors i.e. nurse. The perception of good nurses can provide optimal palliative care. Objective: this study aims to give an overview about the perceptions of nurses of clinics in providing palliative care is seen from the four factors i.e. understanding, all kinds of action, factors that influence and limit the care in the community Methods: this research is a descriptive exploratory study with a qualitative approach. The population of this research was nurse clinics Bantul Regency of Yogyakarta (n = 267), samples (n = 24) obtained by using purposive sampling technique and snowball sampling. Data retrieval in this study using Focus Group Discussion (FGD) and in-depth interviews. Dianaliisis data using the technique of content analysis. Result: Anurse's perception of clinics in Bantul Regency in doing palliative care generated four themes, namely (1) Understanding palliative nurses, (2) a variety of action, (3) palliative factors affecting palliative care, (4) limitations of palliative care in the community Conclusion: This study showed that the perception of nurses regarding palliative care has not been good. Many nurses who haven�t learned theory of palliative care but carry out action. It is a concern to health service to improve knowledge if Bantul district health worker in the region it works with the following seminars and/or training palliative.
Kata Kunci : perception, palliative care, community nursing