PENDIDIKAN KRITIS BERBASIS MASYARAKAT MENURUT PAULO FREIRE (1921-1997)
DIDIK EDI SAPUTRA, Dr.Rr. SITI MURTININGSIH; Dr. MUKHTASAR SYAMSUDDIN
2016 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATPendidikan adalah pengembalian jati diri manusia sebagai manusia yang merdeka, berhak untuk hidup, tidak tertindas, dan tidak diberlakukan secara sewenang-wenang. Pendidikan adalah proses yang senantiasa berlangsung sepanjang peradaban manusia. Pendidikan saat ini belum mampu memberikan kontribusi atas ketimpangan realitas sosial yang terjadi saat ini. Konsep pendidikan kritis berbasis masyarakat menurut Paulo Freire hadir untuk memberikan jawaban atas persoalan pendidikan saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengtahui hakikat pendidikan kritis berbasis masyarakat itu; mengetahui pemikiran Paulo Freire tentang pendidikan; dan mengetahui relevansi pendidikan kritis berbasis masyarakat menurut Paulo Freire dengan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka. Analisis penelitian ini menggunakan model penelitian historis faktual mengenai tokoh dan dengan metode hermeneutika filosofis. Tahapan penelitian pertama adalah pengumpulan data, tahapan kedua adalah klasifikasi data, tahapan ketiga analisis hasil dengan mengunakan unsur-unsur metodis seperti: deskripsi, interpretasi, koherensi internal dan heuristika. Berdasarkan hasil penelitian yang telah di analisis dapat ditarik kesimpulan bahwa pendidikan kritis berbasis masyarakat menurut Paulo Freire adalah konsep pendidikan yang mengarah pada terjadinya perubahan struktur sosial secara fundamental dalam politik ekonomi masyarakat tempat pendidikan itu berada, sehingga tercipta ruang untuk bersikap kritis terhadap sistem dan struktur ketidakadilan. Pendidikan harus dijadikan alat pembebasan manusia untuk mencapai kemerdekaannya.
Education is the return of human identity as human freedom, the right to life, not the oppressed, and enforced arbitrarily. Education is an ongoing process that continues throughout human civilization. Education has not been able to contribute on unequal social reality of today. The concept of community-based critical education according to Paulo Freire present to provide answers to the problems of education today. The purpose of this study was to mengtahui critical nature of education-based society; knowing the thought of Paulo Freire on education; and determine the relevance of community-based critical education according to Paulo Freire to education in Indonesia. This study is a research library. Analysis of this study using factual historical research model on character and method philosophical hermeneutics. The first stages of research is the collection of data, the second stage is the classification of the data, the third stage of the analysis results by using a methodical elements such as: description, interpretation, internal coherence and heuristics. Based on the research that has been on the analysis we can conclude that critical education-based community according to Paulo Freire is a concept of education that leads to changes in social structure fundamentally in the political and economic society where education is located, so as to create room to be critical of the system and the structure of injustice , Education should be used as a tool to achieve the independence of human liberation.
Kata Kunci : pendidikan kritis, berbasis masyarakat, pembebasan, kemerdekaan./critical education, community-based, liberation, freedom.