Laporkan Masalah

PEMETAAN BATIMETRI MENGGUNAKAN SINGLEBEAM ECHOSOUNDER SOUTH SDE 28S (STUDI KASUS PANTAI SUMALATA GORONTALO UTARA)

M. ANDYA DUTA ARDHA R, Abdul Basith S.T., M.Si., Ph.D.

2016 | Skripsi | S1 TEKNIK GEODESI

Peta batimetri merupakan data dan informasi yang sangat diperlukan untuk mendesain perencanaan kegiatan rekayasa laut seperti pembangunan pelabuhan dan merancang alur pelayaran yang ada di perairan Sumalata Gorontalo Sulawesi Utara. Kegiatan aplikatif ini akan menentukan MSL dan chart datum di perairan Sumalata, membuat peta batimetri di perairan Sumalata yang direferensikan terhadap Chart Datum, serta menggabungkan peta batimetri dengan peta topografi yang telah direferensikan terhadap chart datum. Kegiatan aplikatif yg dilakukan meliputi survei titik kontrol GPS, survei batimetri serta pengamatan pasut di perairan Sumalata. Survei titik kontrol GPS digunakan untuk mendapatkan titik kontrol pemetaan, sedangkan pengamatan pasut digunakan untuk mendapatkan nilai MSL, Chart Datum dan tipe pasut di daerah yang dipetakan. Peta topografi disekitar area pengukuran didapatkan dari hasil digitasi peta rupa bumi skala 1:25.000 desa Sumalata Gorontalo Sulawesi Utara. Survei batimetri dilakukan dengan menggunakan alat echosounder South SDE 28 S Panjang jalur survei sekitar 1,2 km dan lebar 900 m. Pemeruman dilakukan dengan interval lajur memanjang sebesar 50 m dan lajur melintangnya sebesar 100 m. Pengamatan pasut dilakukan di pantai Sumalata Gorontalo Sulawesi Utara selama 30 piantan. Perhitungan konstanta-konstanta harmonik pasut dan MSL dilakukan dengan menggunakan software t_tide, sedangkan nilai Chart Datum ditentukan berdasarkan definisi IHO. Dari pengolahan pasut menggunakan software t_tide menghasilkan 25 konstanta harmonik. Dalam kegiatan aplikatif ini hanya 9 konstanta harmonik utama pasut yang digunakan karena model pasut mengacu terhadap DISHIDROS TNI AL, yaitu M2, S2, N2, K1, O1, M4, MS4, K2 dan P2 dengan tipe pasut adalah campuran condong ke harian ganda. Nilai Chart Datum dan MSL di perairan Sumalata adalah sebesar 0,131 m dan 1,341 m terhitung dari 0 palem. Survei batimetri yang dihasilkan memenuhi spesifikasi IHO SP-44 tahun 2008 mengingat hasil uji kualitas data beda kedalaman pada tingkat kepercayaan 95% sebesar 0,223 sedangkan nilai batas toleransi menurut standar IHO sebesar 0,294. Peta gabungan antara peta topografi dan peta batimetri yang dihasilkan masing masing mengacu terhadap mean sea level dan chart datum. Peta gabungan tersebut dapat digunakan sebagai data dan informasi untuk melaksanakan perencanaan pembangunan kegiatan rekayasa laut.

Bathymetric map is data and information that is necessary to design the planning of marine engineering activities such as port development and designing the shipping lanes in the waters of North Sulawesi Gorontalo Sumalata. This applicative activities are intended to determining mean sea level and chart datum in the waters of Sumalata, provide a bathymetric map of waters Sumalata which will be referred to the chart datum, as well as combining bathymetric maps with topographic map which will be referred to the chart datum. The applicative activities performed include control points survey using GPS, bathymetry survey and tidal observation on Sumalata waters. Control points survey using GPS is used to gain the mapping control point, while the tidal observations are used to get the value of MSL, Chart datum and type of tide of the mapped area. Topographic map around the survey area is obtained from digitizing an 1:25.000 RBI maps of desa Sumalata, Gorontalo, North Sulawesi. Bathymetric surveys were performed using South SDE 28 S echosounder. The length of the survey lines is approximately 1.2 km and 900 m width. Soundings are conducted at 50 m intervals of lengthwise strips and 100 m interval of transverse strips. The tidal observation was carried out on the coast of Sumalata, Gorontalo, North Sulawesi for 30 days. The Calculation of harmonic tidal constants and MSL was done using t_tide software, while the Chart datum value is determined based on the definition of IHO. Of processing using software tidal constants t_tide generate 25 harmonics. In this applicative activities only 9 main harmonic tidal constants being used because models tide refers to the DISHIDROS Navy, They were M2, S2, N2, K1, O1, M4, MS4, K2 and P2 with the type of tide is semi diurnal tide. Chart datum values, and MSL in the Sumalata waters was 0,131 m and 1,341 m starting from 0 palm. Bathymetry survey generated meets the specifications on IHO SP-44 2008, considering the results of quality test on depth data differences at a rate of 95% was 0,223 while according to IHO standards the tolerance limit value was 0,294. The combined Map between topographic maps and bathymetric map to reference, mean sea level for topographic map while chart datum for bathymetric map. The combined map can be used as a data and information to carry out the planning of marine engineering activities.

Kata Kunci : Peta Batimetri, Konstanta Harmonik Pasut, Chart Datum