STUDI TIPE DAN TINGKAT KERUSAKAN TEGAKAN PENJARANGAN PADA KELAS PERUSAHAAN JATI DI KPH BLITAR
SENNA PAMUNGKAS R., Dr.Ir. Nunuk Supriyatno, M.Sc.
2016 | Skripsi | S1 KEHUTANANSebagai salah satu subsistem dari sistem pemeliharaan hutan, penjarangan adalah salah satu sistem silvikultur yang diterapkan pada hutan tanaman di Perum Perhutani. Pelaksanaan penjarangan di lapangan hingga saat ini banyak ditemui kendala dan kesulitan yang menyebabkan kerusakan tegakan penjarangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan teknik penjarangan yang dilakukan pada tegakan jati, mengidentifikasi tipe-tipe kerusakan tegakan penjarangan serta tingkat keparahannya dan menghitung tingkat kerusakan tegakan penjarangan. Metode penelitian ini berupa pengukuran jumlah pohon sebelum dan sesudah dijarangi serta jumlah pohon yang rusak akibat penjarangan. Tingkat kerusakan tegakan penjarangan diukur pada 3 plot masing-masing seluas 1 ha. Presentase dan tingkat kerusakan tegakan penjarangan dihitung dengan membandingkan jumlah pohon yang rusak terhadap jumlah pohon setelah dilakukan penjarangan. Hasil penelitian menunjukkan tipe kerusakan yang terjadi adalah kerusakan batang, kerusakan tajuk serta kerusakan batang dan tajuk. Tipe kerusakan yang paling banyak rusak adalah tipe kerusakan tajuk yaitu sejumlah 34 pohon/ha. Berdasarkan tingkat keparahannya sebagian besar dari kerusakan tegakan penjarangan memiliki tingkat keparahan ringan yaitu sejumlah 37 pohon/ha. Tingkat kerusakan tegakan penjarangan berdasarkan populasi pohon sebesar 15,02% (64 pohon/ha) tergolong tingkat kerusakan ringan
As one subsystem of forest maintenance, thinning was one of silviculture system that applied for plantation forest in Perum Perhutani. Implementation of thinning operation nowadays is discovered that much trouble and problem which caused thinning stand damage.This research aims to know and describe thinning method in teak stands, identify types of thinning stand damage with the big of injury and calculate the level of thinning stand damage. The method of the research was to measurement the number of trees before and after thinning as well as the number of trees damaged by thinning. Level of thinning stands damage measured at 3 each plot of 1 ha. The percentage and the level of thinning stand damaged was calculated by comparing the number of damaged trees to the number of trees after thinning. The research showed that type of thinning stand damage were trunk damage, crown damage. Type of thinning stand damage which most occur are crown damage is 34 tree/ha. Based on the big injury, most of thinning stand damage have light injury that is 37 tree/ha. The level of thinning stand damage based on tree population is 15.02% (64 tree/ha) belong to low damage level.
Kata Kunci : penjarangan, tingkat kerusakan tegakan penjarangan, tipe kerusakan tegakan penjarangan