ANALISIS DAMPAK KONSOLIDASI ANTAR DUA DISTRIBUTION CENTRE TERHADAP TOTAL WAKTU PENDISTRIBUSIAN BAHAN POKOK DENGAN METODE SIMULATED ANNEALING
RASHIF AHMAD MASUD, Anna Maria Sri Asih, S.T., M.M., M.Sc., Ph.D.
2015 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIDewasa ini jumlah populasi penduduk perkotaan semakin padat. Tingginya tingkat kepadatan tersebut akan memunculkan banyak permasalahan, salah satunya adalah masalah transportasi. Permasalahan transportasi yang mendominasi di perkotaan adalah permasalahan transportasi logistik. Untuk mengoptimalkan transportasi logistik tersebut agar terjadi keseimbangan antara kepentingan public dan private, konsep city logistic dapat diterapkan. Salah satu metode untuk menerapkan city logistic adalah dengan membuat sebuah consolidation centre yang memasok barang ke lebih dari satu perusahaan. Pada penelitian kali ini peneliti mencoba memodelkan konsep city logistic tersebut di daerah Yogyakarta, dan menganalisis dampak dari konsolidasi apabila dilakukan pada dua distribution centre perusahaan X dan Y terhadap total waktu pendistribusian bahan pokok. Penelitian dilakukan dengan membandingkan hasil optimasi pendistribusian pada kondisi konsolidasi dan tanpa konsolidasi. Pencarian rute distribusi optimal pada penelitian ini termasuk ke dalam permasalahan Vehicle Routing Problem. Optimasi dilakukan dengan model metaheuristik yang menggunakan algoritma Simulated Annealing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak dari adanya konsolidasi antara distribution centre perusahaan X dan Y adalah berkurangnya total waktu pendistribusian, dengan rata-rata pengurangan sebesar 13%. Namun, hasil analisis 2 sample t-test menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara total waktu pendistribusian saat dilakukan konsolidasi dan saat tidak dilakukan konsolidasi pada distribution centre perusahaan X dan Y. Maka, dapat dikatakan bahwa pengurangan total waktu saat kondisi konsolidasi tidak signifikan, dan dapat disimpulkan bahwa konsolidasi antara distribution centre perusahaan X dan Y tidak meningkatkan performa pendistribusian bahan pokok perusahaan X dan Y secara signifikan.
These days, the population of the urban city is getting more crowded. With that high level of population, many problems will arise, such as transportation problem. One main problem of urban city transportation is the logistic transportation. To optimize the logistic transportation in order to balance the needs between public and private, city logistic concept can be used. One of the way to do it is making a consolidation centre that distribute the logistic to more than just one company. This research is trying to make a model of city logistic concept in Yogyakarta, and then try to analyze the impact if the consolidation concept is applied to two distribution centre of daily goods which belongs to company X and Y. The research is done by comparing the optimized distribution performance of the two scenarios, which are with consolidation and without consolidation. The optimization problem in this research is Vehicle Routing Problem. The algorithm that is used for the optimization is simulated annealing. The results is showing that the impact of consolidation between 2 distribution centre of company X and Y is the decreasing value of total distribution time, by 13% average. But, further analysis with 2 sample t-test was showing that there is no significant different between total distribution time with consolidation and without consolidation. So, the decreasing value of total distribution time is not significant and it can be concluded that the consolidation between distribution centre of company X and Y does not significantly increase the distribution performance.
Kata Kunci : City Logistic, Vehicle Routing Problem, Simulated Annealing, Dostribution Centre Consolidation