Laporkan Masalah

ANALISA TINGKAT KEBISINGAN DI STASIUN LEMPUYANGAN DAN TUGU YOGYAKARTA

RIETA EKA PERMATA, Drs. Bambang Murdaka Eka Jati,M.S

2016 | Tugas Akhir | D3 METROLOGI DAN INSTRUMENTASI SV

Telah dilakukan Analisa Tingkat Kebisingan Di Stasiun Lempuyangan dan Tugu Yogyakarta pada 18 dan 19 September 2015. Tujuan pengujian dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penyimpangan kebisingan yang terjadi di area tersebut. Kebisingan di area Stasiun berasal dari bunyi sirine kereta, proses keberangkatan dan kedatangan kereta dan jumlah penumpang yang berada di sekitar ruang tunggu. Pengukuran dilakukan dengan jarak 5 meter dari sumber kebisingan dengan ketingian 1,2 m pada setiap stasiun. Alat yang di gunakan dalam proses pengambilan data yaitu high-accuracy digital Sound Level Meter dan sebuah alat acoustical Caalibrator sebagai media kalibrasi. Pengambilan sample dilakukan berdasarkan variasi lokasi dan waktu (jam). Sehingga grafik yang di hasilkan dB berbanding dengan waktu. Berdasarkan hasil analisis dan penelitian yang telah dilaksanakan tingkat kebisingan yang terjadi pada stasiun Tugu memiliki rata rata sebesar 75 dB, sedangkan pada stasiun tugu memiliki rata-rata sebesar 73dB. Hal ini menunjukan tingkat kebisingan pada dua stasiun besar yang ada di Yogyakarta melebihi batas ambang yang di tentukan oleh Menteri Kesehatan dan Menteri Lingkungan Hidup.

Station area is one place that cause excessive noise or can be regarded as noise. Noise is sound that is disturbing and potentially disturbing the comfort and health of the public. Therefore in need of research and measurements of noise levels at the station in Yogyakarta, to determine the extent of deviation of noise that occurs in the area. Noise level measurements have been done on a large station area located in Yogyakarta on 18 and 19 September 2015. Noise in the area comes from the sound of sirens station wagon, train arrival and departure process and the number of passengers who were around the lounge. Tool used in the process of data collection that is high-accuracy digital Sound Level Meter and an acoustical instrument Caalibrator. Sampling is done based on variations of the location and time (hours). Based on the analysis and research that has been conducted noise levels that occur at Tugu station has an average of 75 dB while at the monument station has an average of 73dB. This shows the level of kebisngan on two major stations in Yogyakarta exceeds the threshold determined by the Minister of Health and Minister of the Environment.

Kata Kunci : kebisingan, stasiun kereta api, sound level meter

  1. D3-2016-336896-abstract.pdf  
  2. D3-2016-336896-bibliography.pdf  
  3. D3-2016-336896-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2016-336896-title.pdf